Penyakit Aneh Ruben Onsu Divonis Kritis Tapi Masih Bercanda di TV, Dokter Kaget: Kok Bisa Berdiri?

Penyakit aneh Ruben Onsu divonis kritis tapi masih bercanda di TV, dokter kaget: kok bisa berdiri?

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
YouTube TRANS7 OFFICIAL/The Onsu Family
Ruben Onsu ketika kritis di rumah sakit (kiri) saat tampil di program TRANS 7 (kanan) 

"Nah, jadi perbedaan lokasi perdarahan ini akan memperlihatkan suatu gejala-gejala yang berbeda-beda," sambungnya lagi.

Ketika divonis sakit kritis, Ruben Onsu sampai harus menerima tujuh kantong transfusi darah.

Ditambah lagi kadar hemoglobin (Hb) suami Sarwendah ini sangat turun drastis mencapai 4 g/dL.

Sedangkan normalnya untuk laki-laki dewasa, kadar Hb normal berkisar di angka 14-18 g/dL.

Tentu saja, menurut seorang dokter kondisi Ruben Onsu yang sangat jauh di bawah normal itu sangat berbahaya.

Maka dari itu, otak Ruben Onsu pun terserang sebuah penyakit.

Jika penyakit ini dibiarkan, dokter mengatakan hal tersebut bisa mengancam nyawa.

"Karena di bawah 8, berarti harus dapat tranfsusi darah dari orang lain, enggak bisa enggak"

"Kebayang kalau tubuh kita enggak bisa dapat oksigen, itu bahaya"

"Bagian-bagian tubuh sel bisa sampai keganggu otaknya. Dan akhirnya bisa meninggal," ungkap dr Gia Pratama, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (30/6/2022).

Usut punya usut, di balik kondisi Ruben Onsu yang sempat drop lagi di rumah sakit pada Kamis, (23/6/2022) lalu, ada cerita yang aneh. 

Setelah divonis kritis oleh dokter, beberapa keganjilan sempat dirasakan oleh Ruben Onsu yang menurutnya di luar nalar.

Hal itu sempat diungkapkan Ruben Onsu kepada ahli retrokognisi , Om Hao.

Ayah Betrand Peto ini mengaku mendengar benda jatuh berkali-kali dari atap rumahnya.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved