Travelling

Fenomena Embun Es di Dedaunan Ranupane Lumajang, Jadi Magnet Wisata Saat Desa Terkurung Suhu Dingin 

Fenomena embun es di dedaunan di desa Ranupane, yang berada di kaki gunung Semeru Lumajang ini jadi daya tarik wisata atau magnet wisata tersendiri

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Tony Hermawan
Embun es menempel di dedaunan di Ranupane Lumajang jadi daya tarik wisata tersendiri bagi desa yang berada di kaki gung Semeru itu 

SURYAMALANG.COM , LUMAJANG  - Fenomena embun es di dedaunan saat ini bisa ditemui di desa Ranupane, yang berada di kaki gunung Semeru.

Fenomena embun es di dedaunan di masa perubahan iklim ini jadi daya tarik wisata atau magnet wisata tersendiri.

Dalam seminggu terakhir Desa Ranupane, Kecamatan Senduro, Lumajang, terkurung suhu dingin.

Suhu udara saat malam bisa mencapai 7 derajat celcius.

Akibatnya, ketika pagi embun es muncul di dedaunan.

Kemunculan embun es ini menandai bahwa iklim cuaca sekarang sudah mulai memasuki musim kemarau.

 

Orang lokal di Ranupane biasa menyebut kemunculan embun es dengan bun upas. 

Hermanto salah seorang warga Ranupane mengatakan, embun es umumnya selalu terjadi setiap kali usai musim pancaroba.

Musim kemarau kerap kali membuat suhu udara malam hari cukup ekstrem. Angkanya bisa sampai nol derajat  bahkan minus.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved