Ajudan Jenderal Polisi Ditembak Mati
Kasus Brigadir Yosua Makan Korban Jabatan, 10 Perwira Polisi Termasuk 3 Jenderal Dicopot
Ada 10 perwira polisi dicopot dari jabatannya termasuk 3 jenderal bintang satu berkaitan dengan kematian Brigadir Yosua.
Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
Lebih lanjut, Dedi menuturkan bahwa hal tersebut menjadi bukti ketegaaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menuntaskan kasus Brigadir J.
"Ini menunjukkan keseriusan dan sikap tegas dari Pak Kapolri. Pak Kapolri dari awal sudah menyampaikan tidak akan menutup-nutupi kasus ini, beliau akan membuka sejelas-jelasnya. Tapi saya mohon kepada teman-teman untuk sabar dulu, karena semuanya berproses," pungkasnya.
Baca juga: Tangisan Brigadir Yosua Saat VC Sebelum Tewas, Brigadir D dan Istilah Squad Lama Jadi Misteri Baru
Ferdy Sambo diperiksa Jenderal Bintang 1
Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Nonaktif Irjen Ferdy Sambo diperiksa terkait kasus pembunuhan terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.
Lantas siapa yang bakal memeriksa Ferdy Sambo, berpangkat jenderal bintang dua ?
Ternyata, penyidik yang memimpin pemeriksaan Ferdy Sambo adalah jenderal bintang 1.
Jenderal bintang 1 itu tidak lain adalah Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyatakan bahwa Brigjen Pol Andi Rian Djajadi selaku Ketua Tim Penyidik Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Iya (diperiksa oleh Dirtipidum)," kata Dedi kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).
Ia menturukan bahwa pemeriksaan terhadap Ferdy Sambo juga dilakukan di Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
"Ya betul (diperiksa) di Dit Pidum Bareskrim," tukas dia.

Irjen Ferdy Sambo Minta Maaf
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) non aktif Irjen Ferdy Sambo memberi pernyataan setelah menjalani pemeriksaan Bareskrim Polri terkait tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J di rumah dinasnya.
Irjen Ferdy Sambo saat mendatangi Bareskrim Polri, Kamis (4/8/2022).
Kedatangan Irjen Ferdy Sambo ini untuk menjalani pemeriksaan terkait kasus penembakan di rumah dinasnya yang menewaskan Brigadir J pada Jumat (8/7/2022) lalu.