TRAGEDI AREMA VS PERSEBAYA

Kondisi Aremanita Belum Bisa Bicara, Satu-satunya Korban Tragedi Kanjuruhan yang Masih Dirawat di RS

Satu-satunya korban Tragedi Kanjuruhan masih dirawat di Rumah Sakit, begini kondisi Aremanita yang belum bisa bicara

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM|Bella Ayu Kurnia Putri/Kompas.com|Suci Rahayu
Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang (kiri), kondisi Aremanita belum bisa bicara, satu-satunya korban tragedi Kanjuruhan yang masih dirawat 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Beginilah kondisi Aremanita yang belum bisa bicara dan satu-satunya korban tragedi Kanjuruhan yang masih dirawat. 

Aremanita bernama Novita itu sampai kini masih rawat inap di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang.

Kendati satu bulan tragedi Kanjuruhan berlalu, namun Novita masih harus berjuang untuk sembuh. 

Kondisi Novita yang sempat kritis membuatnya harus mendapat perawatan intensif di ruang ICU. 

Novita sendiri adalah Aremanita asal Kabupaten Malang, Jawa Timur yang usianya masih 18 tahun. 

Selama berada di ruang ICU sepekan terakhir, Novita memakai alat bantu pernapasan atau ventilator.

Konsultan ICU Dokter Spesialis Anastesi, dr, Wiwi Jaya mengatakan, Novita awalnya menjalani perawatan di ruangan reguler.

Namun, kondisi Novita mengalami penurunan karena infeksi pada bagian paru-paru.

Setelah menjalani dua kali proses pembersihan nanah di area rongga paru-paru, kini kondisi Novita mulai berangsur membaik.

"Tapi Alhamdulillah akhir-akhir ini ada perkembangan yang baik, dibandingkan saat pertama kali di ICU"

"Insya Allah dalam beberapa hari ke depan bisa lepas dari ventilator," kata dr Wiwi di RSSA, Kota Malang pada Selasa (1/11/2022).

Mengutip Kompas.com 'Masih Ada 1 Pasien Wanita Korban Tragedi Kanjuruhan Dirawat di ICU'.

Tim dokter dari RSSA, Kota Malang pada Selasa 1 November 2022
Tim dokter dari RSSA, Kota Malang pada Selasa 1 November 2022 ((KOMPAS.com/ Nugraha Perdana)

Wiwi menambahkan, kondisi pasien sudah sadar dan merespons instruksi yang diberikan.

Meski begitu, Novita belum bisa bicara karena pemasangan pipa dari alat ventilator yang melewati jalan pernapasan dan pita suara.

"Kalau kami ajak bicara paham, diminta angkat tangan akan angkat tangan, tetapi tentu masih belum bisa ngomong," katanya.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved