Berita Jember Hari Ini

Sempat Disebut Gila karena Kumpulkan Akar Kayu, Agus Kini Berpenghasilan Puluhan Juta per Bulan

Agus Supriadi sempat disebut gila karena mengumpulkan akar kayu dan kayu erosi. Namun, kini lulusan SD ini berpenghasilan puluhan juta perbulan dari.

surya.co.id/sri wahyuni
Agus Supriadi, pemilik Rumah Akar Sidomulyo, Silo, Jember 

SURYAMALANG.COM|JEMBER - Di Kabupaten Jember, tepatnya di Dusun Curah Manis, Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo terdapat usaha kerajinan berbahan limbah kayu bernama Rumah Akar.

Usaha kerajinan milik warga bernama Agus Supriadi yang dirintis secara mandiri ini menjadi jujugan wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Jember.

Agus merintis usaha kerajinan kayu ini sejak 2009. Saat ini, terdapat 54 warga setempat yang bekerja di tempat usahanya, terdiri atas 50 orang perempuan, dan empat orang laki-laki.

Pada 2014,banyak orang menyebutnya gila. Namun, akhirnya mereka yang sempat mengejeknya kini justru ikut bekerja di Rumah Akar.

"Awalnya saya disebut orang gila, karena ngumpulin akar-akar, kayu erosi. Saya ya jalan saja. Saya olah jadi berbagai kerajinan, karena itu memang hobi saya," ujar Agus.

Lelaki lulusan sekolah dasar ini sempat mengasah ilmu pengolahan kayu di Pulau Bali. Ilmu yang dia dapat, dia aplikasikan ke karyanya sendiri.

Produk Rumah Akar mulai dikenal dari mulut ke mulut sejak 2014. Setelah ada ponsel pintar dan media sosial, produknya pun semakin dikenal.

Kini Agus sampai kewalahan melayani pesanan. Saat Surya berkunjung ke Rumah Akar, Minggu (30/10/2022), Agus dan pekerjanya sedang mengerjakan pesanan sebuah pabrik di Surabaya.

"Ada 10.000 ribu unit, bentuknya mainan untuk reptil. Pesanan pabrik di Surabaya, tapi akan diekspor ke Inggris," ujar Agus.

Mainan reptil itu berbahan baku ranting pohon kopi. Beberapa waktu terakhir, permintaan mainan hewan dari kayu berbentuk reptil dan burung, tinggi.

Permintaan terutama dari luar negeri melalui pabrik di Surabaya tersebut.

"Juga ada hiasan untuk akuarium," lanjutnya.

Ranting kopi didapatkan dari sekitar Desa Sidomulyo, sebab desa itu merupakan sentra penghasil kopi di Jember.

Produksi Rumah Akar lainnya adalah perabotan rumah tangga, juga aneka hiasan rumah. Semuanya berbahan limbah kayu, juga kayu erosi.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved