Berita Lumajang Hari Ini

Level Status Gunung Api Semeru Jadi Gimmick untuk Cari Rezeki 

Rinda pengelola Mie Semeru mengatakan, kuliner ini tergolong masih baru di Lumajang. Usaha tersebut dibuka tahun 2019 lalu.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Yuli A
tony hermawan
Tingkat kepedasanm mie kekinian dilabeli tingkatan status kegempaan Gunung Api Semeru. 

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Kreasi kuliner hidangan mie memang tidak ada matinya. Bagi pencinta kuliner ini, menu Mie Semeru di Jalan Komodor Yos Sudarso, Kelurahan Citrodiwangsan, Kecamatan/Kabupaten Lumajang patut dicicipi. Sebab, ketika memesan sajian ini, kita bisa sambil belajar status tingkatan aktivitas vulkanik gunung berapi.

Ya, menu Mie Semeru tersedia dengan tingkatan level pedas yang mana level pedasnya dilabeli tingkatan status kegempaan Gunung Api Semeru. Level normal seasoningnya menggunakan campuran sambal cabai 1-5 biji. Kemudian, untuk level waspada dibuat dari cabai 5-10 biji. Sedangkan, level siaga menggunakan cabai 10-15 biji.

Bagi penikmat kuliner pedas, bisa menjajal tingkatan pedas level awas. Level ini menggunakan sambal yang dibuat dari 20 cabai. Dan yang paling ekstrem level evakuasi. Jumlah cabainya sebanyak 45 biji.

Secara keseluruhan tampilan mie semua level sama. Semua mie ditaburi topping irisan daging ayam putih kering, irisan daun bawang, dan kornet. Nah, yang bikin nikmat pangsit keringnya. Teksturnya sangat kering. Mulut rasanya kegirangan tiap kali menggigit mie dengan pangsit kering.


Rinda pengelola Mie Semeru mengatakan, kuliner ini tergolong masih baru di Lumajang. Usaha tersebut dibuka tahun 2019 lalu. Namun, namanya sudah cukup populer. Kaum muda-mudi kerap datang saat sore atau malam.

"Hari kerja kadang laku 300-an porsi. Tapi kalau weekend, bisa sampai 500 porsi," katanya.

Pengunjung biasa banyak yang memesan mie level evakuasi. Cita rasanya memang cukup unik. Terasa tidak terlalu pedas, meskipun mie telah dicampur sambal yang dibuat dari cabai sebanyak 45 biji. Namun, setelah selesai mengunyah meninggalkan after taste pedas menusuk di lidah.


Dia menambahkan, varian baru jenis kuliner ini dibuat untuk mempopulerkan Lumajang. Sehingga nantinya bisa dijadikan jujukan bagi pencinta kuliner. "Lumajang kan berada di kaki Gunung Semeru. Harapannya, kalau ada pelancong datang mengingat Lumajang lewat cita rasa ini," pungkasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved