Berita Lumajang Hari Ini

Penjambret Tega Rampas Kalung 15 Gram Milik Nenek 72 Tahun di Lumajang

#LUMAJANG - Namun, nahas itu hanyalah trik saja. Saat korban akan membayar kelapa, tiba-tiba pelaku mendorong badan nenek sambil merampas kalung.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Yuli A
tony hermawan
Saniyah (72) asal Desa Sawaran Kulon Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, harus kehilangan perhiasannya. Kalung emas nenek seberat 15 gram itu baru saja diembat jambret.  

#LUMAJANG - Namun, nahas itu hanyalah trik saja. Saat korban akan membayar kelapa, tiba-tiba pelaku mendorong badan nenek sambil merampas kalung.

SURYAMALANG.COM, LUMAJANG - Saniyah (72) asal Desa Sawaran Kulon Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, harus kehilangan perhiasannya. Kalung emas nenek seberat 15 gram itu baru saja diembat jambret. 

Peristiwa itu terjadi saat korban menjual kelapa di dekat sekolah dekat rumahnya. Sekitar pukul 10.00, ada dua orang dengan berboncengan sepeda motor matic menghampirinya.

Penampilan pelaku yang mengendarai motor mengenakan topi dan jaket berwarna hitam. Celananya berwana abu-abu. Sedangkan yang dibonceng memakai topi berwarna hijau, kaos abu-abu dan celana pendek warna biru.

Pelaku yang dibonceng kemudian turun dari sepeda motor. Korban ditawari untuk membeli 15 kelapa yang dibawa pelaku.

Korban pun bersedia membeli kelapa itu. Sebab lima hari sebelumnya kedua pelaku juga datang kepada korban untuk menjual kelapa.

Namun, nahas itu hanyalah trik saja. Saat korban akan membayar kelapa, tiba-tiba pelaku mendorong badan nenek sambil merampas kalung.

Badan nenek pun terjatuh. Kepala dan punggungnya terbentur tembok pagar sekolah.

"Pas mau saya bayar kelapanya, dia tanya arah Kecamatan Kedungjajang. Aku bilang itu jauh. Lah kok terus kalungku dijambret," jelas Saniyah dengan dengan logat bahasa Madura.

Saniyah kini dalam kondisi trauma berjualan di pinggir jalan. Oleh karena itu, keluarga nenek melaporkan kejadian tersebut ke polisi.


Kanit Reskrim Polsek Klakah Aipda Koko Dwi Hariyanto, pihaknya kini tengah menyelidiki identitas pelaku. Kasus ini ternyata terekam kamera CCTV. Oleh karena itu, polisi kini mengantongi ciri-ciri pelaku.

"Kami akan usut tuntas kasus ini. Tapi pesan untuk masyarakat, kurangi kesempatan tindakan kejahatan. Jangan gunakan kalung atau perhiasan yang berlebihan, sehingga berpotensi terjadinya tindak kriminal," pungkasnya.

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved