Berita Malang Hari Ini

PPDB di Malang Sudah Mulai, Ortu Bisa Inden untuk Tahun 2028

Sejumlah sekolah favorit sudah memasang papan informasi, spanduk terkait pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Siswa kelas 9 SMPN 30 Kota Malang mengikuti kegiatan tes bakat dan minat di lab bahasa SMK Nasional beberapa waktu lalu. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sekolah swasta mulai mencari siswa baru untuk tahun ajaran 2023. Sejumlah sekolah favorit sudah memasang papan informasi, spanduk terkait pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Rata-rata sekolah membuka pendaftaran PPDB mulai Oktober 2022. Jadi, sekolah memiliki waktu lama untuk menjaring siswa baru.

Bahkan SD Muhammadiyah 9 Kota Malang, SD Muhammadiyah 8 Kota Malang, dan SD Muhammadiyah 4 Kota Malang sudah mendapat siswa baru.

"Kami ikuti keinginan masyarakat agar dapat jamiman pendidikan berkualitas," kata Dr Abdul Haris MA, Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM beberapa waktu lalu.

Muhammadiyah Kota Malang memiliki enam SD, empat lembaga jenjang SMP, satu lembaga SMA, dan dua lembaga SMK.

Haris menambahkan PDM mendukung kepala sekolah (kasek) meningkatkan kualitas sekolah.

"Kalau kami mengandalkan kebijakan pemerintah, susah karena arahnya pasti menambah sekolah negeri baru," paparnya.

Sekolah swasta berbasis boarding school pun sudah mulai membuka pendaftaran PPDB. Misalnya, Thursina Boarding School yang berlokasi di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang.

Thursina Boarding School merupakan Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK). Thursina Boarding School memiliki santri atau siswa dari Indonesia dan luar negeri.

"Saat ini santri kami dari 10 negara, seperti Jepang, Qatar, Australia, dan sebagainya," jelas M Arief, Manajer Humas Thursina Boarding School.

Thursina Boarding School hanya menerima 100 santri putri dan 125 santri putra per angkatan.

"Untuk masuk Thursina Boarding School harus indent," jawab Arief.

Thursina Boarding School memang memiliki program untuk calon siswa. Bahkan siswa kelas 1 SD bisa inden untuk masuk SMP pada 2028. Calon siswa juga bisa inden untuk masuk SMA.

Meskipun belum masuk resmi, calon siswa itu mendapat pembinaan melalui aplikasi Si Santri. Selain itu, ada kegiatan ngecamp di Thursina Boarding School setiap tahun

"Jadi, ada pembinaan sebelum mereka resmi menjadi santri," imbuhnya.

SMK Nasional juga sudah mulai menjaring siswa baru sejak Oktober 2022. SMK Nasional masuk ke SMP, dan mengajak siswa kelas 9 ikut ujian tes bakat dan minat.

"Tapi, kami tidak paksa mereka mendaftar," kata Drs Rusli MSi, Kepala SMK Nasional.

Tes ini hanya untuk membantu siswa mengeahui bakat dan minatnya. Saat ini sudah ada sekitar 900 siswa kelas 9 SMP yang ikut tes.

"Setiap anak punya potensi sendiri. tes itu untuk menemukan bakatnya. Tugas sekolah adalah memberi porsi sesuai bakat siswa," imbuhnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved