UMK Malang

Update UMK Malang 2023 Jelang Keputusan Gubernur dan Nasib Kenaikan Usai Apindo Tolak Usulan

Kenaikan UMK Malang 2023 bisa berubah di luar usulan Pemkot dan Pemkab Malang jelang keputusan Gubernur Jatim.

Penulis: Ratih Fardiyah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi/Canva
Ilustrasi dalam artikel Update UMK Malang 2023 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Berikut informasi terkait update UMK Malang 2023 jelang keputusan Gubernur Jatim.

Tak hanya itu nasib kenaikan UMK Malang 2023 usai ditolak Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo juga akan dibahas di artikel ini.

Seperti diwartakan sebelumnya Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang dan Kota Malang diketahui sudah mengajukan kenaikan UMK Malang 2023 kepada Gubernur Jawa Timur. 

Kabarnya kenaikan UMK Malang 2023 yang diusulkan oleh Kota dan Kabupaten Malang ialah mencapai 10 persen.

Namun kebijakan UMK Malang tahun 2023 masih bisa berubah di luar usulan Pemkot dan Pemkab.  

Terlebih usul kenaikan UMK Malang 2023 yang mencapai 7,3 persen di wilayah Kabupaten mendapat penolakan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). 

Kendati Asosiasi Pengusaha menok UMK Malang 2023 naik, namun Pemkab tetap mengirimnya ke Gubernur. 

Alasan Apindo menolak kenaikan UMK Malang 2023 karena menurutnya tidak mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 36/2021.

Itu sebabnya, Anggota Dewan Pengupahan dari unsur Apindo, Sandy Mario Lanza mengaku menolak kenaikan itu. 

"Kami tidak menggunakan permenaker 18/2022 karena PP memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan Permenaker.”

“Bukannya kami tidak mau melakasanakan Permenaker. Tetapi kami lebih memenuhi aturan yang lebih tinggi, yaitu PP nomor 36/2021," ujar Sandy kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (2/12/2022).

Sandy menilai PP nomor 36/2021 sesuai dengan UU Cipta Kerja. Menurutnya, prisip PP tersebut adalah memangkas nilai perbedaan atau disparitas.

"Pengusaha tidak bisa keluar dari aturan hukum"

"Tapi untuk kasus ini, ada dua landasan hukum yang sama-sama bisa dipakai. Selebihnya, kami serahkan kepada para pengusaha,” terangnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved