Berita Malang Hari Ini

Wawali Malang Yakin Lalu Lintas Searah di Kayutangan Menunjang Potensi Pariwisata

Wawali Malang, Edi, menjelaskan, rencana penerapan satu arah agar kawasan Kayutangan bisa lebih baik, utamanya untuk menunjang potensi pariwisata.

Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Tiang besi terpasang tepat di jalur zebra cross di perempatan Rajabali, Jl Basuki Rahmat atau kawasan Kayutangan Kota Malang, Selasa (27/12/2022). Tiang besi tersebut viral di media sosial karena menghalangi jalur penyebrangan jalan atau zebra cross. 

Wawali Malang, Edi, menjelaskan, rencana penerapan satu arah agar kawasan Kayutangan bisa lebih baik, utamanya untuk menunjang potensi pariwisata.

SURYAMALANG.COM, MALANG - Rencana penerapan lalu lintas satu arah di kawasan Kayutangan dan sekitarnya mendapatkan tanggapan dari warga.

Ada yang mendukung, ada pula yang mempertanyakan kejelasannya. Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko menyatakan kondisi seperti itu sebuah kewajaran.

"Kan masih direncanakan, masih tahap rencana, belum sepenuhnya disosialisasikan. Wajar karena memang masyarakat belum mendapatkan sosialisasi sepenuhnya," ujar Edi, Rabu (28/12/2022).

Pemkot Malang berkomitmen untuk segera menyosialisasikan rencana kebijakan satu arah di kawasan Kayutangan.

Edi juga berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya. Menurutnya, hal tersebut bagian dari yang tak terpisahkan dari dinamika pembangunan Kota Malang.

"Makanya kami akan segera sosialisasi semasif mungkin, tapi sekali lagi ini adalah partisipasi pemikiran masyarakat, bagian dari pada yang mesti dipertimbangkan oleh Pemkot Malang," ujarnya.

Edi meyakini, ketika sosialisasi dilakukan secara masif, masyarakat akan mengetahui secara jelas inti kebijakan satu arah. Terlebih, sosialisasi yang dilakukan tatap muka sehingga dapat mengurangi salah paham.

Edi juga menjelaskan kembali, rencana penerapan satu arah agar kawasan Kayutangan bisa lebih baik, utamanya untuk menunjang potensi pariwisata.

Kawasan Kayutangan banyak didatangi orang pasca direnovasi sebagai tujuan wisata heritage.

"Ketika yang namanya parkir, itu persoalan mendesak yang harus diselesaikan. Pada tahapan berikutnya, orang jalan lebih leluasa datang ke sana. Pastinya juga untuk wisata," paparnya.

Rahman Wahyudi, Ketua RW 9, Kelurahan Oro-oro Dowo menyatakan warga masih banyak yang belum paham mengenai rencana satu arah. Ia bersama sejumlah warga telah datang ke DPRD Kota Malang untuk menyampaikan aspirasi.

"Jalan satu arah yang memang menurut warga itu agak kurang paham dan tidak diketahui karena di situ ada perkampungan padat penduduk kanan-kirinya. Terus juga kemacetan itu akan tersampak daripada di belakang arah Kayutangan nanti," ujar Awik, sapaan akrabnya.

Menurutnya, kajian-kajian yang selama ini tengah dibahas belum disosialisasikan langsung ke warga. Hal itu pun menjadi pertanyaan warga karena merekalah yang akan berdampak terhadap kebijakan satu arah.

"Jadi kajian-kajian itu tidak pernah disampaikan ke masyarakat langsung dan banyak yang melaporkan ke saya karena dirugikan.  Saya sudah bicara sama dewan juga. Monggo disikapi, apapun yang akan digerakan pemerintah, setidaknya masyarakat harus diikut sertakan," harap Awik.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved