Berita Malang Hari Ini
Wawali Malang Yakin Lalu Lintas Searah di Kayutangan Menunjang Potensi Pariwisata
Wawali Malang, Edi, menjelaskan, rencana penerapan satu arah agar kawasan Kayutangan bisa lebih baik, utamanya untuk menunjang potensi pariwisata.
Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
Kata Awik, warga memiliki pengalaman adanya pembangunan tanpa sosialisasi ke warga. Dampaknya pun tidak baik. Awik mengingatkan bahwa masyarakat memiliki hak untuk bertanya terkait kebijakan yang diambil.
"Masyarakat itu punya hak untuk bertanya dan harus dijawab dan dikasih solusi terbaik, supaya apapun yang terjadi dimasyarakat itu dipahammi, orang di bawah sampai atas paham semua, jadi tidak ada yang dirugikan," terangnya.
Berdasarkan laporan yang masuk ke Awik, sejumlah pengusaha dan masyarakat keberatan terhadap rencana kebijakan satu arah tersebut. Orangtua yang biasa mengantar anaknya juga diprediksi akan mengeluarkan biaya lebih banyak karena jalurnya lebih jauh. Termasuk pedagang kecil yang biasa melintas di kawasan Kayutangan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra mengatakan, rekayasa satu arah diambil untuk mengurai potensi kemacetan karena kawasan Kayuatangan diprediksi ramai setelah menjadi tujuan wisata. Rekayasan ini diambil karena juga keterbatasan infrastruktur di Kota Malang.
"Karena keterbatasan infrastruktur di Kota Malang, sangat dimungkinkan terjadi rekayasa. Di antaranya adalah satu arah itu tadi dengan perhitungan yang sudah dilakukan berdasarkan hasil kajian. Memang ini masukan dari masyarakat yang sangat baik bagi kami," ujar Jaya, panggilannya.
Jaya juga mengatakan sejauh ini masih belum ada sosialisasi langsung atau tatap muka. Sosialisasi masih berlangsung melalui media masa. Pada Kamis atau Jumat di pekan ini, Dishub Kota Malang berencana melakukan sosialisasi langsung ke pada warga.