Berita Sampang Hari Ini

Payung Konvertibel Seharga Ratusan Juta di Sampang Rusak, Padahal Baru Diresmikan 23 Desember Lalu

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, Faisol Ansori mengatakan dari tiga payung, yang mengalami rusak adalah payung yang berada di tengah.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: Dyan Rekohadi
TribunMadura/Hanggara Pratama
Tiga payung konvertibel atau 'payung Madinah' yang menghiasi Alun-Alun Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (4/1/2023). Sal satu payung yang berharga Rp 850 juta itu mengalami kerusakan software 

Penulis : Hanggara Pratama

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Salah satu payung konvertibel seperti layaknya di Masjid Nabawi, Madinah yang menghiasi Alun-Alun Trunojoyo, Jalan Wijaya Kusuma, Kecamatan/Kabupaten Sampang, sudah rusak.

'Payung Madinah' di Sampang Madura itu tak berfungsi normal.

Padahal, payung tersebut baru saja diresmikan pada Senin (23/12/2022) lalu.

Bahkan harga atau biaya untuk pembuatan payung cukup fantastis, senilai Rp 850 juta per unit.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang, Faisol Ansori mengatakan dari tiga payung, yang mengalami rusak adalah payung yang berada di tengah.

Menurutnya, kerusakannya terletak pada software payung sehingga untuk memperbaikinya, harus secara total. 

"Untuk rusaknya bukan di bagian fisik tapi softwarenya, jadi perbaikannya harus di reset ulang," ujarnya.

Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kontraktor mengingat yang mengetahui dalam perbaikannya.

"Pihak kontraktor berjanji akan memperbaikinya," tandasnya.

Lebih lanjut, Kerusakan payung tidak menimpa satu payung saja, namun sebelumnya salah satu payung lainnya tepatnya yang berada di sebelah timur juga mengalami nasib sama.

Kerusakannya berada di fisik payung akibat terpaan angin kencang di tengah cuaca ekstrem.

"Untuk payung sebelah timur sudah diperbaiki," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved