Berita Bojonegoro Hari Ini

Bocah 3 Tahun Belum Ditemukan Usai Tarik Gas Motor Matic di Atas Perahu Bengawan Solo

Bayi bernama Muhammad Dafa Saputra (3) bersama ayahnya, Hartono (45) asal Desa Sranak Kecamatan Trucuk, tercebur saat menumpangi perahu penyeberangan.

Penulis: Mochamad Sudarsono | Editor: Yuli A
mochammad sudarsono
Tim SAR saat melakukan pencarian balita yang diduga tenggelam di Sungai Sranak, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Rabu (11/1/2023). 

SURYAMALANG.COM, BOJONEGORO - Petugas tim SAR masih melakukan pencarian terhadap bocah 3 tahun yang tercebur ke Bengawan Solo akibat menarik gas motor matic di atas perahu penyeberangan.

Bayi bernama Muhammad Dafa Saputra (3) bersama ayahnya, Hartono (45) asal Desa Sranak Kecamatan Trucuk, tercebur saat menumpangi perahu penyeberangan menuju Kelurahan Ledokkulon, Kecamatan Bojonegoro, Selasa (10/1/2023) sekitar pukul 12.00 WIB.

Namun sang ayah berhasil diselamatkan pengemudi perahu penyebrangan, Samijo. Sedangkan anaknya yang masih balita belum ditemukan.

"Pencarian hari kedua masih terus dilakukan," kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bojonegoro, Agus Purnomo kepada wartawan, Rabu (11/1/2023).

Ia menjelaskan, saat ini lima unit perahu karet dari beberapa tim SAR gabungan diterjunkan untuk membantu proses pencarian korban Daffa.

Pencarian dilakukan hingga radius 10 kilometer, dari titik lokasi korban mengalami kecelakaan air. Ia berharap agar korban bisa segera ditemukan.

"Masih dilakukan pencarian, semoga lekas ditemukan, mohon doanya," pungkas Agus.

Sebelumnya diberitakan, Kalaksa BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ardhian Orianto, menyatakan kecelakaan air terjadi saat di pertengahan jalan balita tidak sengaja menarik gas motor yang semula mesinnya mati lalu dinyalakan.

Sehingga motor matic itu tercebur ke sungai bersama ayah dan anak.

Untuk orang tuanya masih bisa terselamatkan, sedangkan untuk anaknya yang masih balita jatuh tenggelam.

Baca juga: Bocah 3 Tahun Tiba-tiba Tarik Gas Motor di Atas Perahu, Tercebur ke Bengawan Solo

"Petugas gabungan tim SAR masih melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet, semoga korban segera ditemukan," pungkasnya.

Sekadar diketahui, warga di sekitar lokasi yang penasaran proses pencarian korban, tampak melihat lebih dekat di bibir Bengawan Solo.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved