Berita Malang Hari Ini

Perkataan Menteri Agama di Depan Ribuan Kader Ansor dan Banser di Turen, Malang

Menteri Agama sekaligus Ketua Umum GP Ansor, Yaqut Cholil Qoumas mengatakan: kadernya harus berperilaku positif, tanpa pandang bulu.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Yuli A
Lu'lu'ul Isnainiyah
Menteri Agama sekaligus Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, menghadiri apel Merah Putih 10 ribu kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Stadion Kahuripan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Menteri Agama sekaligus Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas, menghadiri apel Merah Putih 10 ribu kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Stadion Kahuripan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Acara yang diselenggarakan pada Minggu (22/1/2023) itu dalam rangkaian acara menyambut satu abad Nahdlatul Ulama (NU)

"Cita-cita Ansor dan Banser ini sama dengan pendiri negeri ini, yakni menjaga keutuhan negara, menjaga dasar negara, dan menjaga undang-undang kita. Itu yang harus diterapkan kepada Ansor dan Banser," ucap Yaqut usai acara. 


Selain itu, Yaqut juga berpesan kepada Ansor dan Banser untuk meneruskan langkah kyai pendahulu. Yakni dengan cara mencintai bangsa Indonesia.

"Caranya adalah berperilaku positif, tanpa pandang bulu, agama dan golongan. Sebab sebagai pecinta tanah air, pekerjaan itu merupakan kewajiban bagi kader Ansor dan Banser," tegasnya. 

Selain dihadiri oleh Menag RI, juga turut hadir Gubernur Jawa Timur, Khofifah. 

Dikatakannya, kader Ansor dan Banser Kabupaten Malang telah siap menyambut satu abad NU. Hal itu ibuktikan kecintaan dan keeratan mereka terhadap NU masih terus digaungkan. 

"Hal ini patut dijadikan contoh bagi yang lain untuk terus bersama-sama bergandeng tangan, saling merangkul dan berdiri tegak untuk menjaga kejayaan NKRI," 

"Menjaga NKRI tidak hanya berada di depan memerangi musuh, namun juga sumbangsih pemikiran tentang ekonomi," tutur Khofifah.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Kabupaten Malang, Fatkhurrozi, mengatakan, dengan adanya apel ini untuk dapat memberikan pemahaman kepada Ansor dan Banser untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari paham radikalisme dan intoleransi antar umat beragama. 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved