Berita Lamongan Hari Ini
Belum Ada Tukang Pencak Diringkus Terkait Pengeroyokan dan Pembacokan di Lamongan
TUKANG PENCAK PENGECUT - Semain banyak oknum anggota perguruan pencak silat terlibat kekerasan, mujlaio pengeroyokan hingga pembacokan di Lamongan.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yuli A
TUKANG PENCAK PENGECUT - Semain banyak oknum anggota perguruan pencak silat terlibat kekerasan, mujlaio pengeroyokan hingga pembacokan di Lamongan.
SURYAMALANG.COM, LAMONGAN - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Lamongan terus memburu para pengeroyok dan pembacok di 4 lokasi, beberapa pekan lalu.
Polisi telah mengenali identitas pelaku. Di antaranya, pembacok seorang pengacara, Ahmad Umar Buwang di Mantup, pembacokan di depan SD Gembong, Babat, kemudian insiden depan Stasiun Babat yang diduga melibatkan tukang pencak.
"Sudah, sudah. Identitas mereka sudah kami ketahui, " kata Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dikonfirmasi Surya.co.d, Minggu (12/2/2023).
Para pelaku saat ini diketahui berpindah-pindah tempat. Mereka sepertinya merasa sedang diburu polisi atas tindak pidana yang mereka lakukan hingga ada korban luka.
Disebutkan, ada yang sedang kabur keluar Jawa, dan sebagian di antaranya tidak berpindah-pindah menghindari incaran polisi yang terus bergerak untuk menangkapnya.
Hingga kini Polres Lamongan masih mempunyai tunggakan (PR) untuk mengungkap dan menangkap para pelaku penganiayaan yang terjadi selama Januari - Februari 2023.
Insiden pembacokan pertama dialami seorang pengacara bernama Ahmad Umar Buwang (40) oleh 2 orang tidak dikenal di depan warung pecel lele, depan SPBU Kalikapas, Kecamatan Lamongan, Sabtu (7/1/2023) dini hari.
Korban dibacok saat hendak menuju mobil untuk pulang usai makan di warung pecel lele. Pembacok sempat terjatuh namun korban tidak mengenali kedua pelaku yang kebur naik motor ke arah selatan.
Umar Buwang dibacok pakai parang tepat mengenai leher kiri dan punggung kiri. Ia dirawat di RSUD dr Soegiri Lamongan dengan belasan jahitan.
Insiden berikutnya dialami Muhammad Habib Irsad (20) yang juga mengalami luka bacok di punggung.
Pengeroyokan itu terjadi di jalan raya depan SDN I Gembong, Desa Gembong, Kecamatan Babat pada Minggu (29/1/2023) sekitar pukul 01.30 WIB.
Sebelum kejadian, Sabtu (28/1/2022) sekitar pukul 21.30 WIB, korban bersama saksi, Jennyar Cevin Miftakhur Rouf (21) dan Rizki Dwi Saputra (23) berangkat untuk menjenguk anggota keluarganya yang sedang menjalani opname di Rumah Sakit NU Babat.
Setelahnya, korban bersama kedua saksi bermaksud pulang. Namun, tanpa disangka-sangka, saat perjalanan pulang tiba-tiba datang rombongan pemuda kurang lebih 15 orang yang tidak dikenal mengendarai sepeda motor menghadang korban di jalan raya depan SDN 1 Gembong.
Mereka memaksa korban untuk melepas kaus beratribut salah satu perguruan silat.
Desa Sukobendu Kecamatan Mantup
tukang pencak
Lamongan
pembacokan
Desa Gembong Kecamatan Babat
Desa Tritunggal Kecamatan Babat
pencak silat
Begal Motor Sasar Emak-Emak di Lamongan, Korban Dipukul Tabung Gas 3 Kg |
![]() |
---|
Dua Remaja Pelaku Pembacokan Pelajar di Masjid Desa Madulegi Lamongan Ditangkap, Tersisa 1 Buron |
![]() |
---|
Hujan Deras dan Angin Kencang Bikin Pohon Tumbang di Sejumlah Titik di Lamongan |
![]() |
---|
Pensiunan Tentara di Lamongan Sanggup Raup Keuntungan dari Hobi Bubidaya Burung Merpati Racing |
![]() |
---|
Beli Pertalite di Lamongan Sudah Bisa Pakai QR Code |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.