Berita Malang Hari Ini

Menteri Teten Masduki ke Unmer Malang, Targetkan Cetak 1 Juta Wirausahawan Muda Baru

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki mengunjungi Universitas Merdeka (Unmer) Malang.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli A
sylvianita widyawati
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki mengunjungi Universitas Merdeka (Unmer) Malang dan melakukan dialog interaktif dengan mahasiswa di Balai Merdeka, Rabu (15/3/2023). Ini merupakan rangkaian kegiatan Entrepreneur Hub yang merupakan kerjasama antara Unmer dan Kemenkop UKM. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki mengunjungi Universitas Merdeka (Unmer) Malang dan melakukan dialog interaktif dengan mahasiswa di Balai Merdeka, Rabu (15/3/2023). Ini merupakan rangkaian kegiatan Entrepreneur Hub yang merupakan kerjasama antara Unmer dan Kemenkop UKM.


Acara dihadiri 1200 mahasiswa. Dari angka itu sebanyak 150 mahasiswa sudah mengikuti kegiatan entrepreneur hub sejak Senin (13/3/2023). "Sudah sejak lama saya ingin ke Unmer. Spirit majunya tinggi. Dari Kemenkop UKM ada target mencetak 1 juta entrepreneur muda yang baru sampai 2026," jelas Teten Masduki di acara itu. Dikatakan potensinya antara lain dari kampus. 


Sedang alasan mencetak 1 juta entrepreneur baru itu sebagai upaya dari Presiden Jokowi yang ingin agar Indonesia punya fondasi yang kuat sebagai empat kekuatan ekonomi dunia. Dimana pada 2045, Indonesia jadi empat kekuatan ekonomi dunia yaitu Amerika Serikat, China, Indonesia dan India. Saat ini Indonesia sudah masuk negara G20. 


Dikatakan Teten, ia sudah ke berbagai kampus dan bertemu para rektor. "Saya juga Mendikbudristek Pak Nadiem A Karim yang merasa sedih tiap ada wisuda. Karena setiap tahun ada 3,5 juta anak muda baik dari sekolah dan perguruan tinggi lulus. Sedang lapangan kerja yang tersedia hanya 2 juta," katanya. Maka kampus harus berubah.


"Saya pesan pada rektor dan mahasiswa harus merubah mindset kurikulumnya agar kampus bisa menciptakan entrepreneur. Paling tidak dari mahasiswa FEB. Di Jakarta, sejumlah kampus sudah merubah kurikulum," paparnya. Dimana akhir studi bukan menyiapkan skripsi. Tapi bagaimana mahasiswa menyiapkan business plan. 


Sehingga selama kuliah ada pendampingan dan dibimbing mentor. Ia ingin mahasiswa lebih banyak disiapkan untuk wirausaha. Ia menyebut sebuah survei dimana anak muda setelah lulus ingin jadi pebisnis sebanyak 70 persen. Bahkan di Asia Pasifik, yang ingin jadi pebisnis mencapai 72 persen. 


Sedang Rektor Unmer Malang Prof Dr Anwar Sanusi SE MSi  mengatakan program mencetak wirausaha lewat Entrepreneur Hub sebagai gagasan besar. Ini sebagai kolaborasi antara pemerintah dan perguruan tinggi. "Negara hadir dalam pilar kemandiran bangsa," kata Rektor. Ditambahkan, kewirausahaan adalah ruh dalam proses pembelajaran. 


Pada wartawan usai acara, Teten mengatakan jika sudah banyak ide bisnis bagus dari mahasiswa. Bahkan sale value-nya juga sudah sangat tinggi. "Tinggal pengembangan supply chain nya. Ini yang saya kira kita akan bantu. Ada juga yang masih kesulitan mengakses pembiayaan untuk pengembangan investasi mereka, mengembangkan kapasitas jadi bukan sekedar modal kerja," katanya.


Maka Kemenkop UKM punya KUR untuk modal kerja yang sudah cukup. "Tapi mereka juga perlu mengembangkan kapasitas usahanya, modal investasi ya. Jadi nanti ada yang bisa kita dampingi, ada yang bisa kita bantukan untuk pencarian partner seperti modal venture. Saya kira tadi lebih banyak yang tinggal pengembangan bisnisnya," jawabnya. 


Tapi ada juga yang memang produknya masih kurang edukatif, marketnya masih sangat kecil. Maka yang seperti itu perlu dirahkan agar mereka mulai membidik produk yang marketnya cukup kuat dan luas. Ia juga melihat anak muda ini saat ini rasa literasi digitalnya sudah sangat baik. Biasanya anak muda ini sebelum punya usaha sendiri mereka biasanya menjadi reseller. Jadi internet marketer. 


"Ini yang sebenarnya bisa didekatkan pada mahasiswa dengan produk UKM supaya menjadi reseller. Sudah ada  21 juta UKM kita yang terhubung ke ekosistem market digital. Dan target kita 30 juta di tahun 2024. Kita juga terus memotivasi anak muda mengembangkan aplikasi digital baru. Karena sekarang ini banyak platform digital yang masih di sektor ekonomi urban," pungkasnya. Sylvianita Widyawati
-----
Surya/sylvianita widyawati
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) Teten Masduki mengunjungi Universitas Merdeka (Unmer) Malang dan melakukan dialog interaktif dengan mahasiswa di Balai Merdeka, Rabu (15/3/2023). Ini merupakan rangkaian kegiatan Entrepreneur Hub yang merupakan kerjasama antara Unmer dan Kemenkop UKM.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved