Pemkot Batu

Dishub Kota Batu Akui Klemuk Memang Perlu Jalur Penyelamatan, Tapi Harus Sesuai Kajian Teknis

Dishub Kota Batu akhirnya buka suara soal pembangunan jalur penyelamatan Klemuk di Dukuh Songgoriti Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu

Penulis: Dya Ayu | Editor: rahadian bagus priambodo
myu
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu akhirnya buka suara soal pembangunan jalur penyelamatan Klemuk di Dukuh Songgoriti Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu yang digagas warga. 

SURYAMALANG.COM |BATU - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu akhirnya buka suara soal pembangunan jalur penyelamatan Klemuk di Dukuh Songgoriti Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu yang digagas warga.

 

Seperti diketahui, warga Dukuh Songgoriti Kelurahan Songgokerto secara swadaya membangun jalur penyelamatan di Klemuk lantaran banyaknya kecelakaan karena rem blong di sana dan usulan warga sejak lima tahun lalu pada Pemkot untuk dibangun jalur penyelamatan tak digubris.

 

Terkait jalur penyelamatan di Klemuk, Dishub Kota Batu mengakui jika jalur Klemuk perlu jalur penyelamatan, namun untuk pembangunannya diperlukan adanya kajian teknis serta sesuai prosedur.

 

“Jalur penyelamatan di Klemuk memang dibutuhkan karena banyak kecelakaan disana dan Dishub memang punya tugas pokok dan fungsi salah satunya pengelolaan lalu lintas dan keselamatan jalan, namun kami harus merujuk regulasi, kajian teknis, analisa dan sebagainya,” kata Kepala Bidang (Kabid) Angkutan Umum Dishub Kota Batu, Chilman Suaidi kepada Suryamalang.com, Selasa (21/3/2023).

 

Lebih lanjut Chilman menuturkan, meski dibutuhkan, dalam pembuatan jalur penyelamatan perlu adanya serangkaian prosedur dan kajian teknis sehingga jalur penyelamatan berfungsi sesuai dengan tujuannya.

 

“Memang betul ini merupakan aspirasi, inisiasi, swadaya dari masyarakat, namun harus ada perhitungannya secara teknis maupun spesifikasinya. Jangan sampai ada pembangunan justru akan menjadi masalah baru,” jelasnya.

 

Sementara itu, kini jalur penyelamatan sudah hampir rampung dibangun. Prosesnya kini sudah mencapai 85 persen. Sesuai penuturan Lurah Songgokerto, Arsyam Dian Ramadhan pihak Dishub akan memberikan bantuan agar jalur penyelamatan Klemuk sesuai standar.

 

“Dishub katanya mau membantu agar jalur penyelamat ini sesuai standar. Tapi itu masih wacana. Dishub minta surat izin dari Perhutani karena jalur penyelamat itu dibangun di atas tanah Perhutani. Mungkin suratnya itu untuk prosedur administrasi supaya dapat merealisasikan bantuan yang sudah sempat disampaikan,” tutur Arsyam.(myu)

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved