Warga Desa Putat Kidul Resah Ada Karaoke Berkedok Kafe, Sediakan Wanita Penghibur
Sejumlah warga Dusun Krajan, Desa Putat Kidul, Kecamatan Gondanglegi diresahkan dengan adanya tempat karaoke berkedok kafe.
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: rahadian bagus priambodo
Namun, dari hasil musyawarah tersebut tidak menemukan titik terang. Ucap warga yang tak ingin disebutkan namanya ini, pemilik kafe tidak ingin menutupnya.
Alasannya, ada kafe serupa di pinggir jalan raya yang dituntut untuk ditutup.
"Ya kan ini hunian, bukan tempat usaha seperti itu. Kanan, kiri rumah. Habis kerja pulang, aktivitas di rumah. Kalau setiap hari denger kaya gitu ya sumpek," paparnya.
Akhirnya, warga pun melaporkannya ke pihak desa. Setelah lapor, pemilik kembali dipanggil. Namun, lagi-lagi pemilik tetap menolaknya.
Dikonfirmasi secara terpisah, Kepala Desa Putat Kidul, Tukiran mengetahui gejolak permasalahan ya g terjadi pada warganya.
Saat ini pihaknua telah melaporkan ke Satpol PP Kabupaten Malang untuk dilakukan penindakan.
"Saat ini sedang proses, sama Satpol PP sedang ditinjau," ucap Tukiran saat ditemui di rumahnya.
Ia mengaku dari informasi yang beredar, kafe tersebut memang berjalan tidak sesuai peruntukannya.
"Katanya ada wanita penghibur, juga menyediakan minuman keras," jelasnya.
Tukiran menyebutkan, pihaknya juga sudah memanggil pemilik kafe. Ia meminta kafe untuk ditutup. Namun, ditolak dengan alasan sebagai fasilitas agar kafe banyak dikunjungi.
"Kalau jual makan dan minun saja nggak apa, tapi masalahnya ada karaoke juga," tukasnya.(isn)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/polisi-razia-tempat-karaoke-di-jalan-borobudur-dan-jalan-pattimura-kota-malang.jpg)