Berita Malang Hari Ini
Sofyan Edi Jarwoko Instruksikan KPPG Kota Malang Rancang Strategi Kemenangan Pemilu 2024
Ketua DPP Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengajak anggota KPPG untuk menata strategi di masing-masing kelurahan.
Penulis: Benni Indo | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, MALANG - Kader perempuan Golkar di Kota Malang akan bekerja keras di Pemilu 2024 untuk meraih dukungan dan kursi di legislatif. Dalam perayaan ulang tahun ke-21 Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) di Hotel Trio Indah 2 Kota Malang, Minggu (30/7/2023).
Ketua DPP Golkar Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengajak anggota KPPG untuk menata strategi di masing-masing kelurahan.
Ada 57 kelurahan dan 5 kecamatan di Kota Malang. Pada acara tersebut, ada 155 orang kader perempuan yang hadir. Menurut Edi, para kader perempuan Golkar di Kota Malang berasal dari latar belakang yang berargam. Ada pelaku usaha, pendidik, petani hingga dokter. Dengan latar belakang yang beragam tersebut, dirinya cukup yakin para kader perempuan bisa menjangkau lapisan masyarakat.
"Bahkan di Dapil Kedungkandang, dari 11 calon yang maju, 6 di antaranya adalah perempuan. Jadi lebih banyak perempuan," ungkap Edi.
Menurut Edi gerak para kader perempuan di tingkat kelurahan akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap partai bergambar pohon beringin tersebut. Pada momentum ulang tahun itu juga, ia juga mengingatkan mengingatkan tujuan utama didirikannya KPPG pada 2002.
"Mengapa organisasi perempuan ini didirikan, untuk menjadi alat partai, menegaskan gerak juang. Setiap ulang tahun adalah saat yang tepat memotret langkah. KPPG hari ini telah sampai mana berdasarkan tujuan didirikan pada 2002," ujar Edi, Minggu (30/7/2023).
Dalam Pileg 2024 mendatang, ada 45 calon yang diutus oleh Golkar. 17 di antaranya adalan perempuan. Jumlah caleg perempuan tersebut mencapai 37,8 persen.
"Ada 2400 lebih TPS di Kota Malang, bisa dikerjakan semaksimal mungkin agar meraih kemenangan. Kita mulai dari TPS karena kemenangan di tingkat pusat, berawal dari TPS. Caleg harus kerjakeras sehingga diharapkan terpilih menjadi wakil di legislatif baik tingkat pusat, provinsi atau kota," ujarnya.
Plt Sekretaris Golkar Jawa Timur M Syaifullah Ma'sum mengungkapkan, jumlah pemilih perempuan di Jawa Timur lebih banyak daripada laki-laki. Maka dari itu, peluang tersebut harus dimanfaatkan dengan baik. Menurutnya, peran perempuan di tengah masyarakat menjadi lebih penting karena secara kuantitatif lebih banyak.
"Bahwa DPT di Jawa Timur mayoritas perempuan. Jadi artinya, posisi secara kuantitatif, pada momen pemilu punya potensi yang sangat strategis untuk menjadi konsentrasi para Caleg. Menurut sejumlah survei, yang perhatian pada Pemilu adalah perempuan. Acara konsolidasi perempuan ini telah tepat, tolong potensi ini dioptimalkan sebagai upaya bagian pemenangan Golkar," ajaknya.
Syaifullah memotivasi para Caleg perempuan di Kota Malang untuk bisa meraih kursi di lima Dapil yang ada. Saat ini, baru ada satu keterwakilan perempuan Gaolkar di legislatif Kota Malang.
"Dari 5, baru 1 keterwakilan perempuan di Kota Malang. Pada 2024, masing-masing Dapil, ada satu perempuan dari target 9 kursi," serunya.
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Sekarwati yang akan maju ke Senayan dari Dapil Malang Raya berpendapat, persoalan sosial yang terkait perempuan cukup banyak ia temui di kawasan Malang Raya. Salah satu yang ia komentari adalah tentang pernikahan dini.
Dalam beberapa kasus, pernikahan dini juga mengakibatkan stunting. Pernikahan dini banyak terjadi dengan larat belakang keluarga yang prasejahtera. Sekarwati melihat, banyak faktor selain ekonomi yang mendorong terjadinya pernikahan dini.
"Tidak bisa menyalahkan orangtua. Ada hal-hal teknis yang sifatnya mempengaruhi pernikahan dini, akarnya kemiskinan, persoalan ekonomi. Harus ada program konkrit agar anak juga bisa produktif. Di luar negeri, sudah biasa anak sekolah sembari bekerja. Jadi di sini juga bisa sekolah, tapi tetap produktif," paparnya.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.