Minggu, 12 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa UMM Akan Bikin Permen Jeli Anti Diabetes Buat Anak-Anak

Tim mahasiswa jurusan Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat inovasi permen jeli anti diabetes buat anak-anak.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: rahadian bagus priambodo
dok.ist
Tim mahasiswa jurusan Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat inovasi permen jeli anti diabetes buat anak-anak. Ide itu dituangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Kemendikbudristek. 

SURYAMALANG.COM-MALANG-Tim mahasiswa jurusan Ilmu Teknologi Pangan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat inovasi permen jeli anti diabetes buat anak-anak. Ide itu dituangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang mendapat pendanaan dari Kemendikbudristek. Menurut tim PKM, Herlina Diah Ayu Rosita, permen jeli ini dibuat dengan bahan dasar ekstrak zerumbone pada lempuyang dengan xylitol ampas tebu. 

Lempuyang dipilih karena lempuyang memiliki khasiat yang dapat dijadikan alternatif pengontrol gula darah. "Bahan bahan ini sangat mudah didapatkan di pasar dengan harga yang terjangkau," jelas dia. Dikatakan Herlina, masyarakat hanya diminta membatasi asupan gula agar tak terkena diabetes karena biayanya cukup mahal. 
Menurutnya, sejauh ini belum ada penelitian yang membahas ekstrak zerumbone pada lempuyang dengan xylitol ampas tebu. 

"Yang ada seperti membahas mengenai anti hyperglycemia dengan ekstrak jahe yang hanya mengurangi kadar gula darah yang tinggi pada tubuh," katanya. Dikatakan,  permen jeli ini masih dalam tahap pengembangan dan penelitian. Rencananya dalam waktu dekat produknya sudah bisa diproduksi dan dicoba. Saat ini, yang dikerjakan mereka pada tahap pengesktrakan tumbuhan lempuyang wangi dan fermentasi xylitol.

Ia mengaku, timnya cukup kesusahan mencari daftar referensi yang bagus dalam melakukan metode pembuatannya. Meski begitu, ia dan timnya berharap inovasi permen jeli ini bisa merubah perspektif masyarakat tentang permen yang biasanya dinilai tinggi gula. Serta menekan angka anak-anak yang potensial terkena penyakit diabetes di masa muda dan mendatangnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved