Berita Malang Hari Ini
Kampanye Makan Ikan di Kota Malang, Sofyan Edi Bingung Masak Ikan
Wali Kota Malang, Sutaji, dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, serta beberapa pejabat lomba memasak makanan di belakang Balai Kota Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, MALANG - Wali Kota Malang, Sutaji, dan Wakil Wali Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, serta beberapa pejabat lomba memasak makanan di belakang Balai Kota Malang, Rabu (2/8).
Lomba memasak ini dalam rangka kampanye makan ikan dan non-beras maupun non-terigu.
Para pejabat ini mendapat tantangan memasak masakah kering dan basah. Para peserta mengambil beberapa bahan dasar, kemudian diracik menjadi masakan.
Sutiaji memasak lodeh khas Trenggalek dan Mangut khas Lamongan. Sedangkan Edi memasak kuah ikan segar dan ikan goreng.
Edi mengaku tidak begitu lihai memasak banyak menu. Edi hanya bisa memasak beberapa menu, seperti nasi goreng.
"Itu pengalaman saat masih menjadi mahasiswa dulu. Mahasiswa kan setidaknya bisa memasak nasi goreng," ujar Edi kepada SURYAMALANG.COM.
Edi sempat bingung saat menghadapi tantangan lagi. Pasalnya, Edi jarang menggunakan sejumlah bahan yang ada sebagai bahan masakan.
"Ketika diberi ikan, saya bingung. Saya masak hanya setahun sekali," terangnya.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang, Slamet Husnan Hariyadi mengatakan acara tersebut untuk mendorong tingkat konsumsi masyarakat terhadap ikan laut.
Pemerintah tengah mengupayakan agar pilihan konsumsi masyarakat tidak terpaku pada karbohidrat saja.
"Makannya kami gelar lomba untuk mengolah ikan laut, baik diolah berkuah dan kering. Bahan pangan tidak hanya berasal dari karbohidrat, bisa juga protein dari ikan laut," kata Slamet.
Kampanye tersebut juga diisi dengan berbagai lomba, seperti kompetisi makanan olahan ikan, menghias tumpeng berbahan non beras, dan memasak ikan. Wali kota, kepala dinas, dan Aparatur Sipil Negara (ASN) ikut meramaikan dalam lomba tersebut.
Angka konsumsi ikan di Kota Malang pada 2021 sebesar 35,5 persen, dan pada 2022 meningkat menjadi 55 persen. Kota Malang berada di urutan kesembilan di Jatim.
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.