Berita Viral
Kesaksian Korban Selamat Lubang Tambang Emas Banyumas: Lihat Air Besar Datang, Tak Bisa Tolong Rekan
Beginilah kesaksian korban selamat lubang tambang emas Banyumas yang menjadi sorotan. Melihat bagaimana air besar datang dan tak bisa tolong rekan.
Penulis: Frida Anjani | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM - Beginilah kesaksian korban selamat lubang tambang emas Banyumas yang menjadi sorotan.
Para korban selamat itu melihat sendiri bagaimana air besar datang dan memenuhi lubang tambang emas Banyumas.
Bahkan, mereka tak bisa menolong rekan-rekannya yang masih terjebak di lubang tambang.
Sosok Usman Sugalih satu dari korban selamat tragedi lubang tambang emas Banyumas.
Meski dirinya selamat dari lubang tambang emas Banyumas ini, ada penyesalan yang mendalam darinya karena gagal menyelamatkan keponakan dan 7 rekan seprofesinya.
Saat kejadian, Tuhan masih menyelamatkan dirinya sehingga selamat dari kejadian nahas tersebut.
Sementara itu, pada Selasa (1/8) sore, tangis haru keluarga mewarnai penutupan operasi SAR delapan penambang yang terjebak dan tidak dapat dievakuasi di Desa Pancurendang.
Tujuh hari sudah Tim SAR gabungan mencoba mengevakuasi delapan penambang emas di Banyumas.
Nyatanya proses evakuasi tersebut mengalami jalan buntu. Hingga akhirnya Basarnas menutup operasi tersebut dengan menyatakan delapan penambang hilang.

Baca juga: Akhirnya Fahmi Tak Jadi Sad Boy Lagi Usai Ditinggal Kabur Anggi, Siap Lamar Pacar Baru Bulan Agustus
Baca juga: Kronologi Bocah Kecanduan Bensin sampai Dihirup Saat Tidur, 3 Tahun Ketagihan Akhirnya Putus Sekolah
Keluarga korban mengaku ikhlas dan mengapresiasi Basarnas dan gabungan yang telah berusaha keras mengevakuasi.
Kenangan pahit rupanya masih teringat jelas di kepala Usman Sugalih (41).
Ia merupakan salah satu penambang emas atau gurandil asal Desa Kiarasari, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor yang mengadukan nasibnya ke lubang tambang emas ilegal di Banyumas, Jawa Tengah.
Berbeda nasib dengan delapan rekannya yang terjebak di dalam lubang, Usman Sugalih menjadi salah satu gurandil yang selamat.
Sebab, saat peristiwa itu terjadi ia sedang tidak berada di dalam lubang tersebut.
"Saya sift siang, pukul 17.00 WIB saya keluar, pukul 20.00 WIB itu malem rabu pada masuk delapan orang itu. Dua jam kemudian saya dapet info ada yang bocor ke lubang orang Bogor," ujarnya kepada wartawan, Rabu (2/8/2023).
Setelah mendapat kabar tersebut ia berupaya menyelamatkan rekan-rekannya, akan tetapi air begitu cepat menggenangi lubang yang memiliki kedalaman 60 hingga 70 meter itu.

"Saya cek ternyata betul di kedalaman 25 meter itu air sangat gede banget, dan saya ingin menolong rekan-rekan di dalam sangat tidak memungkinkan, akhirnya saya naik ke atas sekian menit air itu masuk ke sumuran pertama," terangnya.
Kejadian kelam itu sungguh diluar dugaannya.
Usman Sugalih tak menyangka rekan-rekan seprofesinya kini telah tiada.
Terkubur di dalam lubang tambang emas untuk selama-lamanya.
Ia mengaku segala resiko menjadi penambang emas sudah tergambar dibenaknya.
Akan tetapi segala rasa takut itu kalah dengan tekad yang bulat untuk mencari nafkah.
"Kalau resiko mah udah tau, kalau musibah kan engga ada yang tau mau dimana juga. Harapannya kan pulang semua, berhasil semua," katanya.
Memori itu masih teringat jelas di dalam otaknya. Bahkan ia mengaku bersedia beralih profesi apabila ada tawaran pekerjaan lain.
"Selain nambang saya mau kerja nyangkul juga siap saya kalau ada mah, demi mencukupi istilahnya buat makan dan jajan anak. Petani juga siap, karena saya dilahirkan dari anak seorang petani," ucapnya.
Gagal Selamatkan Keponakan
Kenyataan pahit harus ditelan oleh keluarga para korban penambang emas ilegal di Banyumas, Jawa Tengah.
Pasalnya, setelah tujuh hari pencarian dilakukan oleh tim SAR gabungan, keberadaan para korban tak juga ditemukan.
Hal itu disebabkan oleh volume air di dalam lubang yang tak kunjung surut meskipun sudah dilakukan penyedotan selama 24 jam.
Dengan begitu, operasi pencarian pun ditutup pada Selasa (1/8/2023) dan para korban dinyatakan hilang untuk selama-lamanya.
Salah satu pekerja tambang yang selamat dan juga paman dari salah satu korban yang tertimbun, Usman Sugalih (41) dengan mata berbinar mengungkapkan peristiwa itu begitu cepat terjadi

Sehingga, ia tak mampu menyelamatkan rekan dan keponakannya yang masih berada di dalam lubang dengan kedalaman 60 hingga 70 meter di bawah tanah.
"Kami pun ingin sebetulnya menolong rekan dan keluarga kami didalam sana, cuma situasi yang tidak memungkinkan, kami kembali lagi ke atas setelah itu kami siapkan alat untuk membantu cuma apalah daya tangan tak sampai air itu gede banget," ujarnya kepada wartawan, Rabu (2/8/2023)..
Selama proses pencarian, ia pun sangat berharap para korban dapat ditemukan. Akan tetapi nasib berkata lain.
Jangankan ditemukan dalam kondisi selamat, jasad korban tak ada satupun yang berhasil dievakuasi karena tingginya volume air di dalam tanah.
"Namanya usaha, mengadukan nasib, mudah-mudahan ada rezeki kita kesana. Harapannya dibawa pulang ke Kiarasari apapun kondisinya, cuma mungkin kondisinya sangat sulit, kembali lagi ke takdir Allah," ucapnya.
Dengan telah dihentikannya proses pencarian, ia dan para keluarga korban lainnya mengaku sudah menerima semua kenyataan pahit ini dengan lapang dada.
Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Tim SAR gabungan, Pemerintah Banyumas, dan Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah berupaya untuk melakukan pencarian kepada para korban meskipun hasil yang didapat tidak sesuai dengan harapan keluarga.
"Kami mengikuti prosedur aja, keluarga sudah mengikhlaskan," pungkasnya.
Mengutip TribunnewsBogor.com dengan judul Gagal Selamatkan Keponakannya di Lubang Tambang Emas Maut Banyumas, Paman Korban: Air Gede Banget
berita viral
viral
kesaksian korban selamat lubang tambang emas
lubang tambang emas Banyumas
tambang emas Banyumas
tambang emas
Banyumas
SURYAMALANG.COM
VIRAL Cosplay Tikus Berdasi Dilarang Tampil di Karnaval Bangkalan, Wabup Fauzan : Itu Kreativitas |
![]() |
---|
Hak Jawab Vidio.com Atas Berita Nenek Endang Didenda Rp115 Juta Putar Liga Inggris di Warkopnya |
![]() |
---|
5 FAKTA Nenek Endang Didenda Gegara Putar Liga Inggris di Warkop di Klaten, Harus Bayar Rp 115 Juta |
![]() |
---|
Kisah Putri Apriyani Dibakar Pacarnya Sendiri, Pelaku Bripda Alvian Anggota Polres Indramayu |
![]() |
---|
Siapa Dave Laksono? Anggota DPR Viral Didemo Akhiri Rapat Ingin Cepat Pulang, Anak Politisi Kawakan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.