Kronologi Bocah Kecanduan Bensin sampai Dihirup Saat Tidur, 3 Tahun Ketagihan Akhirnya Putus Sekolah

Kronologi bocah kecanduan bensin sampai dihirup saat tidur, 3 tahun ketagihan akhirnya putus sekolah.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Eko Darmoko
Deanza Falevi/TribunJabar.id
IG di Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kronologi bocah kecanduan bensin sampai dihirup saat tidur, 3 tahun ketagihan akhirnya putus sekolah 

SURYAMALANG.COM, - Kronologi bocah kecanduan bensin sampai dihirup saat akan tidur membuat orang tuanya frustasi.

Acah Wiharsi (45) sebagai ibu sampai tidak tahu lagi cara menghentikan kebiasaan putranya yang sudah kecanduan bensin.

Tidak main-main dampak kecanduan bensin itu membuat bocah berinisial IG ini putus sekolah

IG yang sekarang berusia 12 tahun ternyata kecanduan bensin selama 3 tahun atau sejak usianya 9 tahun. 

Bocah laki-laki itu berasal dari Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. 

Akibat kecanduan bensin, daya pikir IG jadi terhambat seperti suka tidak nyambung saat diajak bicara.

Dampak lain dari kecanduan bensin ini juga diduga bisa menganggu saraf hingga paru-paru IG. 

Menurut penjelasan ibu IG, Acah Wihars, putranya mencium aroma bensin dengan cara mengisi bensin ke dalam botol plastik.

Selama tiga tahun kebiasaan itu terus berulang sampai menganggu fisik dan psikis IG. 

"Sudah jalan tiga tahun, dari dia kelas 3 sekolah dasar. Saat itu masih umur 9 tahun, sekarang anak (IG) tuh sudah usia 12 tahun," ucap Acah ditemui Tribunjabar.id di kediamannya, Selasa (25/7/2023).

Baca juga: Reaksi Kotak Band Kaget Harus Konser di Rumah Sakit Bangil, Katanya di Gedung Baru Tiba-tiba Berubah

Artikel TribunJabar 'UPDATE Anak Kecanduan Bensin di Purwakarta, Harus Segera Direhabilitasi'.

Anak IG saat menjalani pendampingan dengan Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto
Anak IG saat menjalani pendampingan dengan Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Purwanto (Deanza Falevi/TribunJabar.id)

Acah mengatakan jika IG tidak menghirup aroma bensin, maka sang anak akan mengamuk.

"Jadi tiap hari dipegangin aja itu bensin sampai mau tidur juga dibawa ke kasur. Kalau engga dikasih nanti dia (IG) marah-marah," katanya.

Acah menjelaskan, kebiasaan IG mencium aroma bensin berawal saat sang ayah menyuruh IG membeli bensin eceran.

"Jadi ayah tuh montir, suka suruh anak beliin bensin, jadi setiap pulang ke rumah tuh, bensin suka dihirup," kata Acah.

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved