Berita Bangkalan Hari Ini
Ijazah Alumni Universitas Trunojoyo Madura Tak Tercantum di Web Kemenristek Dikti
Sedikitnya 1.700 lembar lebih ijazah mahasiswa alumni Universitas Trunojoyo Madura (UTM) tidak terdeteksi di website resmi Kemenristek Dikti.
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, BANGKALAN – Sedikitnya 1.700 lembar lebih ijazah mahasiswa alumni Universitas Trunojoyo Madura (UTM) disebut Gerakan Mahasiswa (Gema) UTM tidak terdeteksi di website resmi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti).
Permasalahan itu membuat mahasiswa menggelar unjuk rasa atas kinerja rektorium kampus negeri yang berlokasi di Desa Telang Kecamatan Kamal, Bangkalan itu pada Senin (21/8/2023).
Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Dr Achmad Amzeri, SP, MP mengungkapkan, pada hakekatnya semua alumni UTM yang telah diwisuda sudah dinyatakan lulus dan berhak menyandang gelar kesarjanaan sesuai bidang keilmuan yang ditekuni.
Sebagaimana biasanya, setiap mahasiswa yang telah lulus dapat langsung dilaporkan ke Kemenristek Dikti dengan menginput data identitas mahasiswa yang telah dinyatakan lulus.
“Sebelumnya berlaku aturan bahwa dalam penerbitan ijazah, pihak kampus diberi kewenangan untuk menginput data lulusan. Proses input data lulusan dapat dilakukan setiap saat dan dapat direvisi sampai data tersebut valid,” ungkap Amzeri kepada Tribun Madura, Selasa (22/8/2023).
Di Bulan Oktober 2022, UTM telah melakukan input data lulusan untuk periode wisuda September 2022. Data yang diinputkan tersebut masih belum menyertakan PIN ijazah, karena sebagian PIN Ijazah masih dalam proses pembuatan, dan diasumsikan input PIN ijazah akan dapat disusulkan kemudian.
“Namun pada November 2022 terjadi perubahan mekanisme pelaporan data lulusan, Pihak kampus tidak lagi memiliki kewenangan untuk menambahkan atau merevisi data awal yang telah diinputkan. Dampaknya data lulusan yang telah diinputkan tidak dapat diperbarui untuk menyertakan PIN Ijazah,” jelasnya. .
Amzeri memaparkan, pihak UTM telah melakukan pengajuan pembaruan data lulusan ke Kemendikbud Ristek Dikti. Saat ini telah dituntaskan pembaruan sejumlah 527 ijazah dari 1.049 data ijazah/lulusan bulan September 2022.
Faktanya, lanjut Amzeri, seluruh lulusan pada Bulan September 2022 telah memiliki PIN Ijazah, hanya saja proses pembaruan data lulusan yang ada pada PDDIKTI masih berjalan. Kendala ini hanya terjadi pada lulusan bulan September 2022, tidak ada kendala untuk lulusan periode sebelumnya maupun sesudahnya.
“Perubahan sistem baru ini tidak bisa secara langsung memvalidasi, melainkan satu per satu tidak seperti dahulu. Kondisi ini tidak terjadi di UTM saja melainkan juga di seluruh Indonesia. Hanya saja kemarin mahasiswa aksi, terus ramai,” papanya,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Wakil-Rektor-I-Bidang-Akademik-Universitas-Trunojoyo-Madura-Dr-Achmad-Amzeri-SP-MP.jpg)