Berita Sampang Hari Ini

Gadis Pembuang Bayi Ternyata Semula Diantar Berobat Ibu dan Nenek ke RSUD dr Mohammad Zyn

Obat khusus menggugurkan kandungan itu, diminum di rumahnya dan berselang beberapa menit mengalami reaksi sakit perut yang luar biasa.

Editor: Yuli A
Hanggara Pratama
KASUS BAYI DIBUANG - Sejumlah anggota Satreskrim Polres Sampang, Madura saat olah TKP di RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang, Selasa (29/8/2023). 

Obat khusus menggugurkan kandungan itu, diminum di rumahnya dan berselang beberapa menit mengalami reaksi sakit perut yang luar biasa.

Reporter: Hanggara Pratama

SURYAMALANG.COM, SAMPANG - Kasus bayti dibuang di kamar mandi Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr. Mohammad Zyn, Kabupaten Sampang, Madura, akhirnya terungkap.

Ternyata, bayi laki-laki tersebut merupakan anak perempuan asal Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang berinisial A (19).

Bayi tidak berdosa itu merupakan hasil dari hubungan gelap dengan pasangannya, sehingga A mencoba untuk menggugurkannya dengan meminum obat kimia.

Obat khusus menggugurkan kandungan itu, diminum di rumahnya dan berselang beberapa menit mengalami reaksi sakit perut yang luar biasa.

"Saat A sakit perut dilarikan ke RSUD untuk berobat dengan diantar oleh nenek dan ibunya," kata Kasi Humas Polres Sampang Ipda Sujianto.

Kemudian, saat baru tiba di ruang IGD RSUD setempat, A langsung ke kamar mandi seorang diri. Lalu tiba-tiba melahirkan tanpa bantuan keluarga ataupun tenaga medis.

Pasca melahirkan, kata Ipda Sujianto, A menyembunyikan bayinya di belakang closet dan meninggalkan bayi yang sudah dalam kondisi meninggal.

"Yang bersangkutan meninggalkan RSUD tanpa memberitahukan kepada tenaga medis," pungkasnya. 


 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved