Berita Surabaya Hari Ini

Tubuh Pria Terpotong 2 Bagian di Rel Kereta Api Surabaya, Saksi Mata Sebut Sengaja Telentang

korban diduga kuat sengaja mengakhiri hidup dengan cara tidur terlentang hingga tubuhnya tergilas KA yang melintas pada sore hari itu. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Yuli A
luhur pambudi
Tim Inafis Polrestabes Surabaya melakukan olah TKP di perlintasan rel kawasan Jalan Ketintang Baru, Ketintang, Gayungan, Surabaya, Jumat (17/11/2023) sore. 


"Dia itu di gudang saya berdiri senderan, jongkok. Berdiri senderan, jongkok. Kayak kebingungan gitu," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di depan rumahnya. 


Kakek empat cucu itu mengaku tidak sempat menegur ataupun berbicara dengan korban. Ia mengira korban sedang menunggu seseorang dengan sesekali berdiri dan duduk di dekat gudangnya. 


Namun, saat dirinya kembali masuk ke dalam rumah. Samsul mendapat kabar dari anak-anaknya, bahwa ada orang tertabrak KA.


Dan, saat menghampiri potongan tubuh tersebut, ternyata korban merusak orang asing yang sempat duduk di dekat gudangnya. 


"Nah saya pas di dalam rumah, diteriakin anak saya. Ya Allah ternyata saya sampering sudah kepotong gitu. Itu kan orang tadi," pungkas penjual pakan burung itu. 


Sementara itu, Kapolsek Gayungan Polrestabes Surabaya Kompol Trie Sis Biantoro mengatakan, KA yang menggilas tubuh korban Kereta Api Jenggala KA 5119 Tujuan Surabaya Kota-Mojokerto. 


Ia menduga, insiden tersebut merusak aksi nekat korban yang berupaya mengakhiri hidup dengan cara demikian. 


Hal tersebut diperoleh dari hasil olah TKP dan pemeriksaan sejumlah saksi mata, yang sempat melihat gerak-gerik korban sebelum kejadian.


Kini jenazah korban telah dievakuasi ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya untuk dilakukan visum dan diserahkan kepada pihak keluarga korban. 


"Dugaan mengakhiri hidup," ujarnya saat dihubungi TribunJatim.com


Disclaimer:

Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi, atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup.

Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Berikut daftar layanan konseling yang bisa Anda kontak maupun untuk mendapatkan informasi seputar pencegahan bunuh diri:

Gerakan 'Into The Light'

Facebook: IntoTheLightID

Twitter: @IntoTheLightID

Email: intothelight.email@gmail.com

Web: www.intothelightid.org

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved