Berita Probolinggo Hari Ini

Jangan ke Gunung Bromo Pada Tanggal Berikut Ini, Warga Tengger akan Ritual Wulan Kapitu

Akses masuk Gunung Bromo ditutup saat perayaan Wulan Kapitu atau Megeng umat Hindu Tengger. Berikut ini jadwalnya.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
ARSIP - Eksotika Bromo 2019 digelar di Kaldera Lautan Pasir Gunung Bromo Tengger, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. 

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Akses pintu masuk menuju kawasan Gunung Bromo melalui Probolinggo bakal ditutup pada Selasa (12/12/2023) hingga Rabu (13/12/2023) dan Selasa (9/1/2024) sampai Rabu (10/1/2024). 

Hal tersebut seiring dengan perayaan Wulan Kapitu atau Megeng umat Hindu Tengger. 

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Probolinggo, Bambang Suprapto, mengatakan, bagi warga Tengger Wulan Kapitu merupakan bulan yang disucikan.

Dalam perayaan itu, warga Tengger akan melakukan laku puasa mutih selama satu bulan penuh. 

Laku puasa mutih bertujuan untuk menahan perilaku atau sifat keduniawian dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan. 

"Penutupan tahap pertama dilakukan pada Selasa (12/12/23) pukul 16.00 WIB hingga Rabu (13/12/23) pukul 16.00 WIB. Kemudian, tahap kedua dilakukan pada Selasa (9/1/24) pukul 16.00 WIB sampai Rabu (10/1/24) pukul 16.00 WIB," katanya, Jumat (8/12/2023). 

Dia menjelaskan, penutupan ini dilakukan karena beberapa lokasi di kawasan Gunung Bromo akan digunakan untuk kegiatan peribadatan sekaligus menjaga kekhusyukan warga Tengger selama perayaan Wulan Kapitu. 

Sementara, batas kendaraan bermotor dari arah Pasuruan sampai dengan Pakis Bincil, dari arah Malang dan Lumajang sampai Jemplang. 

Lalu, dari arah Probolinggo sampai Desa Wonokerto. 

"Sesuai jadwal, maka wisata Gunung Bromo akan ditutup. Sehubungan dengan beberapa lokasi akan digunakan untuk kegiatan saat Wulan Kapitu," ungkapnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved