Berita Banyuwangi Hari Ini

Presiden Jokowi Ngakak Sambil Pegangi Perut saat Mendengar Jawaban Emak-emak di Banyuwangi Soal IKN

Presiden Jokowi Ngakak saat Mendengar Jawaban Emak-emak di Banyuwangi Soal Nama Ibu Kota Negara

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Aflahul Abidin
Presiden Jokowi saat berkunjung ke Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Rabu (27/12/2023). 

SURYAMALANG.COM - Momen lucu terjadi dalam kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Banyuwangi, Rabu (27/12/2023).

Salah satu kegiatan dalam rangkaian kunjungan itu, Presiden Jokowi bertemu dengan ribuan warga penerima manfaat program reforma agraria dan perhutanan sosial di RTH Maron, Kecamatan Genteng.

Di sela menyampaikan sambutan, Jokowi meminta beberapa warga maju ke depan panggung untuk menjawab pertanyaannya.

Sebelum menunjuk warga yang boleh maju dan menjawab, Jokowi terlebih dulu mengajukan pertanyaan.

"Apa nama ibu kota baru negara Indonesia?" tanya Jokowi.

Sontak, para hadirin mengangkat tangan.

Di antara mereka, ada seorang ibu-ibu berbaju dan berkerudung warna merah marun.

Jokowi pun menunjuk dan meminta ibu-ibu itu untuk ke atas panggung.

Emak-emak itu memperkenalkan diri bernama Tari, warga Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.

Jokowi pun mengulang pertanyaannya.

"Bu Tari, pertanyaannya tadi, ibu kota baru negara Indonesia bernama?" tanya dia.

Tari pun menjawab dengan cepat. "Ibu Ipuk," katanya.

Ibu Ipuk yang Tari maksud adalah Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Mendengar jawaban yang tak nyambung itu, Jokowi, tamu undangan, dan hadirin sontak ngakak terbahak-bahak.

Sambil menahan tawa, Jokowi lantas meminta Ipuk untuk berdiri.

Gelak tawa hadirin memenuhi RTH itu.

Setelah itu, Jokowi mengulang pertanyaannya.

"Ibu kota baru negara Indonesia bernama?"

Tari lagi-lagi menjawab dengan cepat dan cekatan.

"Bapak Jokowi," kata Tari. Lagi-lagi, suara riuh gelak tawa terdengar.

Presiden Jokowi pun tak mampu menahan tawa. Ia terbahak sambil memegangi perut.

"Perut saya mpun atos niki. Mpun, Bu Tari, sepedanya langsung diambil," ucap Jokowi.

Setelahnya, Jokowi menyampaikan jawaban yang benar atas pertanyaan yang ia sampaikan.

Bahwa nama ibu kota baru negara Indonesia bernama Nusantara alias IKN.

Sekadar informasi, Jokowi mendatangi beberapa kegiatan di Banyuwangi dalam kunjungan hari itu.

Sebelum bertemu penerima manfaat program reforma agraria dan perhutanan sosial, ia terlebih dulu meninjau penyaluran bantuan langsung tunai el nino di Kantor Pos Genteng.

Agenda terakhir, Jokowi mendatangi Pasar Rogojampi dan bertemu para pedagang serta pembeli di sana. Setelahnya, Jokowi bertolak ke Surabaya.

Presiden Jokowi Beri Jempol untuk Bumi Blambangan

Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Rabu (27/12/2023).

Ini sudah beberapa kali Jokowi ke Banyuwangi selama menjabat sebagai Presiden sejak 2014.

Ditanya kesannya selama mengunjungi Banyuwangi, Presiden Jokowi mengacungkan jempolnya sambil tersenyum.

Kunjungan perdana Presiden Jokowi ke Banyuwangi, pada 25 Juni 2020.

Saat itu, Presiden Jokowi meninjau unit Pasar Pelayanan Publik, di Pasar Tradisional Kecamatan Rogojampi. Selain itu, juga mengecek destinasi wisata yang ketika itu terdampak pandemi Covid-19.

Kunjungan kedua, Presiden Jokowi ke Banyuwangi untuk menghadiri peringatan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) pada 9 Januari 2023.

Pada kunjungannya kali ini, Presiden melakukan sejumlah agenda.

Mulai dialog dengan warga penerima SK Biru program TORA (Tanah Obyek Reforma Agraria) di Lapangan Maron – Genteng, meninjau pembagian BLT El Nino di Kantor Pos Genteng, hingga meninjau Pasar Rogojampi.

Turut mendampingi Presiden antara lain Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Tiba di Pasar Rogojampi, Jokowi langsung menuju pedagang buah. Di lapak milik Nur Afifah, Presiden memilih dan membeli mangga.

"Tadi Pak Jokowi tanya-tanya harga mangga. Alhamdulilah beliau beli 3 kilogram. Mangga saya dibeli Rp 150.000 satu kilogram, padahal harganya Rp 15.000. Alhamduliullah," kata Afifah.

Di sana, Presiden Jokowi juga mengunjungi sejumlah kios dan bertanya langsung kepada para pedagang terkait kondisi harga dimulai dari harga cabai, bawang merah, hingga beras.

Presiden juga langsung bertanya harga jual cabai kepada para pedagang.

“Harga cabai Rp75 ribu–cabai kecil, cabai besar Rp50 ribu,” jelas Siti.

Siti pun menyampaikan bahwa harga tersebut telah mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelumnya yang bisa mencapai hingga Rp100 ribu perkilogramnya.

“Semoga bisa turun lagi harga-harga kebutuhan pokok,” tuturnya.

Pedagang lainnya, Nina, penjual sembako menuturkan bahwa Presiden juga turut mengecek mengenai harga beras serta stok beras stabilisasi pasokan harga pasar (SPHP) dari Bulog.

Nina menyampaikan bahwa distribusi beras SPHP di pasar tersebut tergolong lancar.

“(Presiden bertanya) Stoknya berjalan lancar? Pengirimannya lancar? Lancar alhamdulillah gak pake telat buat masyarakat,” ujar Nina.

Meskipun demikian, menurutnya harga beras saat ini tergolong meningkat. Tetapi, dirinya menilai dengan adanya beras SPHP dari Bulog tersebut dapat membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga tersebut.

“Kalau beras sekarang agak naik sedikit, tapi ada bantuan beras dari Bulog ini—terbantu sama ini,” tandasnya.

Di Pasar Rogojampi, selain memantau harga, Presiden juga memberikan bantuan sembako dan uang tunai pada para pedagang.

Dalam kesempatan itu, dijelaskan salah satu upaya menjaga daya beli masyarakat dengan menyalurkan Bantuan Tunai Langsung El Nino.

"BLT El Nino untuk menyuntik daya beli rakyat, yang terkena dampak El Nino seperti produksi pertanian menurun, sehingga kita suntikkan harapannya daya beli masyarakat bisa kembali normal. Bantuan ini disalurkan untuk 18 juta penerima manfaat," kata Presiden Jokowi.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved