Berita Viral

Viral Pembangunan Jalan Menyusahkan Warga karena Cor Terlalu Tinggi, Lurah Tak Tahu Ada Proyek Aneh

Viral pembangunan jalan menyusahkan warga karena cor terlalu tinggi, lurah tak tahu ada proyek aneh.

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Dyan Rekohadi
Instagram @memomedsos
Aksi warga menghancurkan jalan cor beredar. Viral pembangunan jalan menyusahkan warga karena cor terlalu tinggi, lurah tak tahu ada proyek aneh 

Hal itu membuat warga yang memiliki mobil berinisiatif untuk membuat bantalan jalan agar landai hingga bisa dilewati kendaraan.

‘’Makanya ada warga sini yang menghancurkan ujung jalan untuk ditambal semen agar mobil atau motor bisa naik ke atas jalan" terang Bahtiar. 

"Kalau setebal 20 cm, ujungnya berbentuk persegi, mana bisa kendaraan naik ke badan jalan,’’ jelasnya Bahtiar. 

Bahtiar menyayangkan ada narasi di media sosial yang seakan menghakimi warga. 

Padahal warga telah berusaha memudahkan kendaraan agar bisa naik ke atas jalan tersebut.

Bahtiar sendiri sebagai warga mengaku kesal dengan jalan cor yang pembangunannya tidak sempurna itu.

Selain tidak sulit dilalui kendaraan, posisi jalan yang lebih tinggi dari perumahan warga mengakibatkan genangan air semakin parah.

Baca juga: Kisah Gadis Dinikahi Kakak Ipar Bak Sinetron, Baru 21 Tahun Sudah Jadi Ibu Sambung Keponakan

Kondisi pembangunan di Jalan Yamaker, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara
Kondisi pembangunan di Jalan Yamaker, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara (Instagram @memomedsos)

Bahtiar menyebut RT 03 merupakan kawasan banjir dan selalu tergenang kala hujan mengguyur.

"Kami tidak menyalahkan adanya pembangunan jalan semenisasi. Tapi tolonglah lebih realistis" keluh Bahtiar. 

Sudahlah jalannya hanya separuh, yang malah menyulitkan warga lewat, banjir juga semakin parah" terang Bahtiar. 

"Kalau diminta memilih, kami memilih perbaikan drainase saja agar tidak selalu banjir di tempat kami,’’ tandas Bahtiar.

Proyek Dibangun Tanpa Koordinasi 

Lurah Nunukan Barat, Julziansyah mengaku tidak mengetahui soal keberadaan proyek jalan cor di RT 03 Jamaker tersebut.

Julziansyah baru mengetahui ketika dirinya menerima panggilan dari sejumlah pejabat dan petugas polisi.

‘’Sejak ramai di medsos, saya ditelepon banyak pejabat. Ada Bupati, DPRD Provinsi, bahkan unit Tipikor Polres Nunukan,’’ ujar Julziansyah.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved