Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Sampang Hari Ini

Kronologi Keponakan Bantai Paman Beserta Keluarga di Sampang, Bibi dan Sepupu Berhasil Selamat

Khoirul Anam (30) menyerang paman beserta keluarganya dengan senjata tajam jenis pisau dapur di Dusun Tekap, Desa Pandan, Omben, Sampang, Madura

Tayang:
Editor: Dyan Rekohadi
TribunMadura/Hanggara
Pihak kepolisian dan warga saat berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca insiden pembunuhan ponakan terhadap Paman, di Dusun Tekap, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, Jumat (12/1/2024) pagi. 

Laporan : Hanggara Pratama

SURYAMALANG.COM, SAMPANG -Tindak kekerasan seorang ponakan yang menghabisi paman sendiri terjadi di Sampang Madura, Jumat (12/1/2023) sekitar 03.30 wib.

Pelaku, Khoirul Anam (30) menyerang paman beserta keluarganya dengan senjata tajam jenis pisau dapur di Dusun Tekap, Desa Pandan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura.

Akibatnya, sang paman yang diketahui bernama Saudi (45) tewas mengenaskan di tempat kejadian.

Korban bersimbah darah dengan 7 luka robek di sekujur tubuh, akibat tusukan dan sayatan pisau.

Peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah langgar, lokasinya di halaman rumah korban dan pelaku, Jumat (12/1/2023) sekitar 03.30 wib.

Saat itu korban tengah berkumpul dengan istri, Mudirah (40) dan anak perempuannya (13) di surau sembari menunggu waktu solat subuh.

Namun, tiba-tiba datang pelaku menenteng pisau dapur dan tanpa basa basi menebas korban secara membabi buta.

Saat pelaku mengeksekusi korban, istri dan anak pelaku mencoba untuk melerai, sehingga ke duanya juga terkena sayatan pisau.

Di tengah-tengah pelaku mengeksekusi korban, suara perselisihan begitupun teriakan istri korban terdengar lantang oleh tetangganya yakni, Mat Sair.

Pria tersebut bergegas menuju ke sumber suara tapi di tengah perjalanannya malah bertemu dengan seorang yang tidak lain adalah pelaku sembari memegang pisau dapur.

"Kondisi pelaku sudah berlumuran darah dan Mat Sair berhasil mengamankan pisau yang dipegang oleh pelaku. Sedangkan pelaku melarikan diri," terang Ipda Sujianto.

Mat Sair kembali melanjutkan perjalanannya ke rumah korban dan melihat korban sudah terkapar, bersimbah darah di langgar, begutupun dengan istri dan anaknya.

"Tetangga yang sekaligus saksi ini, memanggil warga, lalu mengevakuasi anak dan istrinya terlebih dahulu ke Puskesmas Omben," tuturnya.

Lebih lanjut, atas kejadian itu warga menghubungi pihak kepolisian Omben dan untuk memburu si pelaku.

Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved