Pilpres 2024

Respon Gibran Terkait Film Dirty Vote : Kalau Ada Kecurangan Silakan Dibuktikan dan Dilaporkan

Respon Gibran Terkait Film Dirty Vote : Kalau Ada Kecurangan Silakan Dibuktikan dan Dilaporkan

Editor: Eko Darmoko
Instagram/prabowo
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, Capres-Cawapres nomor urut 2 pada Pilpres 2024. 

SURYAMALANG.COM - Cawapres nomor 2, Gibran Rakabuming Raka, mengaku belum menonton film dokumenter Dirty Vote.

Film yang disutradarai Dandhy Dwi Laksono itu diluncurkan di awal masa tenang Pemilu 2024.

"Saya belum nonton," kata Gibran Rakabuming Raka, di Solo, Jawa Tengah, dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com, Senin (12/2/2024).

Mengenai narasi film yang mengarah dugaan kecurangan pada pemilu saat ini, Gibran Rakabuming Raka meminta untuk membuktikan dan melaporkan.

"Ya kalau ada kecurangan silakan nanti dibuktikan, dilaporkan," ujar dia.

Disinggung apakah dirugikan dengan munculnya film dokumenter tersebut, Gibran mengaku biasa saja.

Ia kembali menegaskan dirinya belum menonton.

Baca juga: Dandhy Dwi Laksono Ungkap Alasan Film Dokumenter Dirty Vote Dirilis saat Masa Tenang Pemilu 2024

"Saya belum nonton biasa saja," kata dia.

Sebelumnya, sutradara film dokumenter Dirty Vote, Dandhy Dwi Laksono, memaparkan alasan di balik pembuatan dan peluncuran yang dilakukan di awal masa tenang Pemilu 2024 dan Pilpres 2024.

Dandhy berharap film itu bisa menjadi bahan edukasi bagi masyarakat menjelang pemungutan suara pada 14 Februari 2024.

"Seyogianya Dirty Vote akan menjadi tontonan yang reflektif di masa tenang pemilu."

"Diharapkan tiga hari yang krusial menuju hari pemilihan, film ini akan mengedukasi publik serta banyak ruang dan forum diskusi yang digelar," kata Dandhy, dalam keterangan pers yang diterima, Minggu (11/2/2024).

Dandhy juga berharap semua elemen masyarakat untuk sejenak mengesampingkan dukungan politik kepada para calon presiden-calon wakil presiden, dan menyimak isi dokumenter itu secara terbuka.

"Ada saatnya kita menjadi pendukung capres-cawapres."

"Tapi, hari ini, saya ingin mengajak setiap orang untuk menonton film ini sebagai warga negara," ujar Dandhy.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved