Kebakaran Warung Sego Resek Kota Malang

Kesaksian Warga Saat Ledakan dan Kebakaran Warung Sego Resek Malang, Warung Masih Tutup

Warga menduga, para korban tidak peka dalam mencium bau gas dari tabung elpiji 3 kilogram yang bocor.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Bagian dapur Warung nasi Sego Resek yang menjadi lokasi ledakan, Minggu (18/2/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kesaksian warga di sekitar lokasi ledakan dan kebakaran di warung nasi Sego Resek yang terletak di Jalan Kerto Pamuji Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Minggu (18/2/2024) pagi memberi gambaran kondisi pra peristiwa.

Salah seorang warga, Yanto Catur (55) mengatakan, kejadian ledakan itu terjadi saat warung nasi dalam kondisi tutup.

Baca juga: Breaking News Ledakan di Warung Sego Resek Ketawanggede Kota Malang, 6 Orang Terluka

"Jadi, tahu-tahu itu meledak dan warga terdekat langsung membantu para korban keluar dari lokasi warung. Untuk warungnya sendiri, dalam kondisi belum buka karena masih pagi," jelasnya.

Yanto menduga, para korban tidak peka dalam mencium bau gas dari tabung elpiji 3 kilogram yang bocor.

"Korban ini merupakan pegawai warung dan tidurnya juga di dalam warung. Namun sepertinya, mereka tidak teliti atau peka terhadap bau gas,"

"Jadi mungkin saat menyalakan kompor untuk memasak, buat persiapan warung buka saat siang. Lalu, tiba-tiba terjadi ledakan tersebut," ungkap Yanto.

Ia juga menambahkan, para korban sudah dibawa ke IGD RS Saiful Anwar (RSSA) untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Seluruh korban sudah dibawa ke IGD RSSA. Dan pihak keluarga korban, juga sudah datang ke RSSA," pungkasnya.

Baca juga: Penyebab Ledakan Warung Nasi di Malang, Dapur Meledak Padahal Tabung Gas Bocor Sudah Diamankan

Seperti diberitakan sebelumnya, ledakan keras terjadi di warung nasi Sego Resek yang terletak di Jalan Kerto Pamuji Kelurahan Ketawanggede Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Minggu (18/2/2024) pagi.

Dari hasil penyelidikan Polsek Lowokwaru, terungkap penyebab ledakan tersebut.

Ledakan terjadi saat salah satu pegawai warung menyalakan kompor.

Pegawai tersebut tidak mengira, bahwa sisa gas dari salah satu tabung elpiji 3 kilogram yang bocor masih keluar dan masih terkumpul di bagian dapur.

Dari hasil asesmen yang dilakukan pihak kepolisian, seluruh perabotan dan bagian warung rusak dan terbakar. Untuk kerugian materi, diperkirakan mencapai lebih kurang sekitar Rp 50 juta.

"Lalu untuk jumlah korban, ada sebanyak 6 orang dan seluruhnya pegawai warung. Para korban mengalami luka bakar di bagian muka, tangan, dan kaki," ungkap Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo.

Seluruh korban telah dibawa ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved