Rabu, 13 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Nasdem Punya Stok Cabup Handal dalam Pilkada Kabupaten Malang 2024

Pertarungan Pilkada Kabupaten Malang 2024 pada November 2024 mendatang diprediksi bakal lebih seru dibandingkan Pilkada sebelumnya

Tayang:
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
IST
Logo Partai Nasdem 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pertarungan Pilkada Kabupaten Malang 2024 pada November 2024 mendatang diprediksi bakal lebih seru dibandingkan Pilkada lima tahun sebelumnya.

Indikasinya, jika lima tahun lalu, para partai politik itu minim stok calon, namun pada Pilkada 2024, masing-masing Parpol punya stok calon yang bermunculan dan lebih berani bertarung.

Maklum, masing-masing cabup yang dipersiapkan oleh sejumlah partai saat ini dari kalangan milineal semua, sehingga semangat bertarungannya sedikit lebih tak terbendung.

Misalnya, PDI Perjuangan sudah mengklaim punya empat stok cabup terbaik dari kadernya sendiri, yakni dua cabup laki-laki dan dua cabup perempuan.

Begiti juga Partai Gerindra dan PKS, saat ini juga sedang menyiapkan kadernya sendiri, untuk digadang-gadang maju. Yang terbaru, Partai Nasdem juga demikian.

"Iya, kami juga punya stok calon yang mumpuni pada Pilkada tahun ini," ujar Choirul Anam, Ketua DPD Nasdem Kabupaten Malang, Sabtu (6/4/2024).

Cabup Nasdem yang sedang dipersiapkan, adalah Kresna Dewanata Phrosakh, anggota DPR RI dari Nasdem, yang asal Dapil Malang Raya.

Diprediksi banyak orang, munculnya figur pria yang biasa dipanggil Dewa itu mampu membuat nyali lawan politiknya mungsret.

Sebab, bukan cuma jam terbangnya di kancah perpolitikan, yang juga jadi Plh Ketua Umum Garda DPP Nasdem, namun ada pengalaman yang tak bisa ditiru oleh cabup lain, yakni ia pernah tinggal di Pendopo Pemkab Malang karena putera dari Bupati Malang saat itu.

"Kami memang mewacanakan calon dari kalangan milineal dan itu ada pada sosok Mas Dewa. Selain itu, kami juga masih punya stok calon lain, dari kalangan perempuan," ungkap Anam, yang sebelum jadi Ketua DPD Nasdem Kabupaten Malang juga jadi anggota dewan dua periode di gedung dewan Kepanjen.

Siapa cabup perempuan yang juga disiapkan oleh Nasdem, menurut Anam, adalah Jajuk Rendra Kresna, anggota DPRD Jatim dari Nasdem, yang pada Pileg tahun ini kembali terpilih.

Untuk figur yang satu ini, jika memang siap diusung, meski kursi Nasdem cuma enam di DPRD Kabupaten Malang dipastikan akan jadi magnit buat partai lain untuk siap berkoalisi.

Sebab, kelebihan Jajuk dianggap dobel gardan, bukan cuma modal politiknya yang sangat cukup namun secara finansial mungkin tak ada yang meragukan.

"Iya lah. Beliau itu pernah jadi orang penting yakni penggerak PKK di Kabupaten Malang (karena saat itu jadi istri bupati)," tegas Anam.

Ditanya soal partai yang akan diajak koalisi, Anam belum mau menjelaskan karena mengaku masih saling lirik. Cuma, prediksi dari banyak politisi, sepertinya Nasdem akan berkoalisi dengan Golkar, karena lebih punya hubungan kedekatan emosional.

Sebab, ketua dua partai itu pernah dibesarkan 'serumah', yakni sama-sama di partai Golkar. Jika mereka berkoalisi, maka kursinya berjumlah 14 karena Nasdem enam kursi sedang Golkar delapan kursi.

Dan, jika Jajuk atau Dewa dipasangkan dengan Siadi, Ketua DPD Golkar Kabupaten Malang, yang saat ini jadi anggota DPRD Jatim, dipastikan itu akan menyulitkan ruang gerak koalisi cabup dari partai lain meski sekelas PDIP atau PKB.

"Saya belum punya pikiran seperti itu, saya tak menguping-nguping dulu," ujar Siadi.

Di antara partai yang sudah mewacanakan untuk mengusung kader sendiri adalah PDI Perjuangan, yakni Darmadi, Ketua DPRD Kabupaten Malang, Didik Gatot Subroto, Wakil Bupati Malang, yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Malang, dan Sri Untari B, anggota dewan Propinsi empat periode, yang juga sekretaris DPD PDIP Jatim.

Sedang, Gerindra yang dapat delapan kursi mencalonkan Chusni Mubaro, Ketua DPC-nya, PKB juga demikian, mencalonkan Kholik, ketua DPC-nya.

Yang agak beda, PKS meski dapat dua kursi namun ia berani beda dengan partai lain karena sedang mengelus-elus owner RS Wajak Husada, Puguh Wiji Pamungkas MM, yang juga caleg jadi DPRD Propinsi Jatim asal PKS.

"Ini sedang kita siapkan survey karena tingkat elektabilitasnya masih hangat paska Pileg yang baru saja," ujar Irfan Yuli Prasetyo, Ketua DPD Kabupaten Malang.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved