Berita Madiun Hari Ini

Viral Video Mobil Suzuki Carry Dihantam KA Argo Semeru di Madiun, Penumpang Mobil Asal Pasuruan

Kecelakaan mobil Suzuki Carry ditabrak KA Argo Semeru terjadi di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Dyan Rekohadi
Tangkapan Layar Video Viral
Mobil Suzuki Carry warna merah bernopol N 11xx XL, terpental usai dihantam Kereta Api Argo Semeru, di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun, Jumat (12/4/2024) sekitar pukul 11.00 WIB 

SURYAMALANG.COM, MADIUN - Kecelakaan berupa mobil Suzuki Carry ditabrak KA Argo Semeru terjadi di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun Jumat (12/4/2024) siang.

Video tabrakan KA Argo Semeru Vs mobil Suzuki Carry itu langsung viral melalui aplikasi percakapan.

Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu itu karena pegemudi dan penumpang mobil Carry masih sempat menyelamatkan diri.

Mobil Suzuki Carry yang ditabrak KA Argo Semeru itu diduga ditumpangi satu keluarga yang hendak halal bihalal.

Satu keluarga pengendara mobil Suzuki Carry warna merah bernopol N 11xx  XL itu diketahui identitasnya antara lain Tarmuji (50), Supartin (50), dan Indah (22).

Ketiganya merupakan warga Jalan Anggrek Permai Gading, Desa Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pasuruan.

Kapolsek Wonoasri, AKP Eko Hariyanto menjelaskan, mobil yang mereka tumpangi dihantam Kereta Api Argo Semeru, di perlintasan tanpa palang pintu, Dusun Pucung, Desa/Kecamatan Wonoasri Kabupaten Madiun.

Tabrakan itu juga terekam video amatir hingga beredar di sejumlah grup aplikasi pesan singkat.

Video yang berdurasi singkat menampilkan kondisi kendaraan, rusak parah setelah terpental beberapa jarak.

“Sekira pukul 10.55 WIB, kendaraan korban dari arah timur mau ke arah barat. Sebelum melintasi TKP, korban berhenti untuk menyuruh anaknya melihat apakah ada kereta api atau tidak,” ujar AKP Eko.

Tarmuji yang mendengar jawaban sang Anak bahwa tidak ada kereta api, kemudian berniat menyebrang perlintasan Kereta Api tersebut.

“Ditengah tengah perlintasan, istri korban bernama Supartin melihat dari arah Utara ada kereta. Kemudian korban bersama penumpang lainnya turun dan meninggalkan mobil tersebut,” bebernya.

Selang beberapa menit, lanjut AKP Eko, sekitar pukul 11.00 WIB, datang kereta Api Argo Semeru jurusan Surabaya-Jakarta dari arah utara ke barat melintas. 

“Mobil Suzuki Carry warna merah yang tertinggal di tengah tengah rel kereta api, tertabrak dan terpental ke barat,” terangnya. 

Satu keluarga yang masih shock, selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Wonoasri. 

“Tidak ada korban jiwa yang meninggal akibat peristiwa kecelakaan itu,” tandasnya.

 

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved