Berita Malang Hari Ini

Buya Yahya Bermalam di Desa Mendalanwangi Kabupaten Malang, Cek Lahan untuk Pembangunan Pesantren

Buya Yahya Bermalam di Desa Mendalanwangi Kabupaten Malang, Cek Lahan untuk Pembangunan Pesantren

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
Buya Yahya sedang melihat lahan yang akan didirikan Pesantren Al Bahjah di Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tak disangka, ulama kharismatik Buya Yahya, muncul di Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Minggu (21/4/2024) pagi, hingga membuat warga berebut bersalaman untuk mendapat berkahnya.

Ternyata, kemunculan ulama besar yang punya nama asli Yahya Zainul Maarif itu bukan sedang diundang berceramah di desa itu.

Namun, pria kelahiran Blitar yang sekarang tinggal di Cirebon itu sedang melihat lokasi, yang akan dibangun pesantren Al Bahjah sebagai cabang pesantrennya di Cirebon, Jawa Barat.

"Iya, beliaunya sempat menginap semalam (Sabtu malam Minggu) di desa kami atau di rumah kakak saya, Pak Suwandi," tutur Muhammad Sahroni, Kades setempat, Senin (22/4/2024).

Menurutnya, Pesantren Al Bahjah akan dibangun di lahan seluas 4.800 m2, di Dusun Poh Bener, Desa Mendalanwangi. Itu lahan waqoh dari Suwandi, kakak dari M Sahroni, Kades Mendalanwangi.

Ia adalah pengusaha peternakan ayam dengan memiliki 200 ribu ekor ayam petelur dan pedaging. Bahkan, lanjut Sahroni, kakaknya saat ini juga lagi terjun ke dunia properti atau perumahan, yang sekarang sedang membangun 60 unit di Desa Mendalanwangi.

"Kakak saya itu, meski cuma lulusan sekolah dasar namun karena pekerja keras, sehingga kini sukses. Dari kesuksesannya itu, ia bukan cuma bersyukur namun punya kepedulian ke dunia pendidikan, khususnya pesantren," ungkapnya.

Karena tak mungkin, bisa mengelolah pesantren sendiri, lanjut dia, Suwandi mewaqohkan lahannya, untuk dijadikan pesantren. Itu akan diberi nama Pesantren Al Bahjah, karena akan jadi cabangnya pesantren Buya Yahya yang ada di Cirebon.

Selain di Wagir, Buya Yahya yang sembilan tahun belajar ilmu agama di Yaman itu kini juga sedang membangun pesantren di Desa Kebo Bang, Kecamatan Wonosari atau dekat Gunung Kawi.

"Semoga, pesantren ini kelak akan jadi tempat untuk menempa anak-anak kita, karena juga disediakan sekolah Madrasahnya juga," pungkas Sahroni.

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved