Berita Malang Hari Ini
Kenaikan Harga Eceran Tertinggi Beras Bulog Belum Berdampak Terhadap Daya Beli Warga Kota Malang
Kenaikan Harga Eceran Tertinggi Beras Bulog Belum Berdampak Terhadap Daya Beli Warga Kota Malang
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengumumkan kenaikan harga eceran tertinggi (HET) beras Bulog Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) mulai 1 Mei 2024.
Keterangan tersebut tertuang dalam surat edaran Bapanas No.142/TS/02.02/K/4/2024 tanggal 29 April 2024.
Sebelumnya, HET beras Rp 10.900/Kg, kini naik menjadi Rp 12.500/Kg. Harga beras kemasan 5 Kg dijual di harga Rp 55.000-67.500 per kantong.
Penyesuaian harga ini berlaku di berbagai wilayah di Indonesia, tak terkecuali Kota Mlang.
Kepala Dinas Koperasi, Industri, dan Perdagangan Kota Malang, Eko Sri Yulianto menyatakan, tidak ada gejolak pembelian pasca penetapan HET baru-baru ini.
Ia mengatakan, daya beli masyarakat di Kota Malang masih stabil.
"Kami tidak melihat adanya kegugupan setelah ada penetangan kenaikan HET," terang Eko, Selasa (7/5/2024).
Ia memastik, pasokan kebutuhan pokok di Kota Malang tidak akan mengalami kelangkaan hingga beberapa bulan ke depan.
Di sisi lain, Eko menyebut angka inflasi di Kota Malang masih terkendali.
"Bahkan di bawah provinsi dan nasional. Artinya kondisinya masih cukup stabil," papar Eko.
Ia juga meminta agar masyarakat cerdas mengelola keuangan dan membeli kebutuhan pokok.
Eko mengimbau agar warga tidak membeli kebutuhan pokok secara membabi buta.
"Beli secukupnya, meskipun pasokan aman," terangnya.
Pemerintah Kota Malang telah bekerja sama dengan Bulog untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat.
Pemkot Malang juga kerap menggelar pasar murah untuk memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
Termasuk membuka Warung Tekan Inflasi. Di Warung ini, masyarakat bisa membeli beras sesuai dengan HET. Ada sejumlah bahan pokok lainnya yang dijual di Warung Tekan Inflasi.
Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP)
Bulog
beras
Eko Sri Yulianto
Kota Malang
SURYAMALANG.COM
Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
![]() |
---|
UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
![]() |
---|
Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
![]() |
---|
Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
![]() |
---|
Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.