Kisah Akri Patrio Beda Nasib dengan Eko dan Parto, Dulu Pelawak Kini Ngisi Acara Sampai Jam 2 Pagi

Kisah Akri Patrio beda nasib dengan Eko dan Parto, dulu sama-sama pelawak, hidupnya berubah setelah main sinetron, kini ngisi acara sampai jam 2 pagi.

Youtube Tribun Sumsel
Akri Patrio (kiri) beda nasib dengan Eko dan Parto, dulu sama-sama pelawak, kini ngisi acara sampai jam 2 pagi. 

"Terutama buat Patrio, yuk pulang ke rumah yang dulu lama sudah kita tinggalkan, rumah kita namanya Patrio," tutur Akri.

"Yang sekarang di dalam rumah itu ada satu keluarga, silsilah yang namanya Akri Patrio, Parto Patrio, Ekor Patrio," imbuh Akri

Sementara itu, Eko mengatakan, bukan tak ingin kembali dengan program lawak mereka, tapi kesibukan masing-masing anggotanya membuat hal itu sulit diwujudkan.

"Iya (kangen), banyak yang minta kita, cuma problem-nya kesibukan," ujar Eko.

Eko kemudian mengungkap alasan Patrio masih ada sampai sekarang ini meskipun sibuk dengan dunia masing-masing.

"Kita selalu punya idiom, satu untuk tiga, tiga untuk satu," ucap Eko.

"Ibarat meja dengan tiga kaki, kalau kaki satu ilang pasti jatuh, makanya tiga kaki ini harus kuat," sambung Parto melengkapi.

Kesuksesan program lawak Ngelaba yang bisa bertahan selama 13 tahun menurut Parto juga karena adanya kerjasama yang baik di Patrio.

"Eko adalah motornya Ngelaba atau Patrio. Karena Eko itu yang paling gesit kemana-mana, jadi segala sesuatunya, motornya itu Eko," ucap Parto.

"Kalau saya hanya stangnya, (Akri) busi," imbuhnya sambil tertawa ketika menyebut peran Akri.

(Kompas.com/Grid.ID)

Ikuti berita lainnya di News Google >> SURYAMALANG.COM

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved