Breaking News

Pengakuan Egi Bikin Ibunya Nangis, Kartini Pesan Lebih Baik Mati Daripada Dipaksa Ngaku Bunuh Vina

Pengakuan Egi bikin ibunya nangis, Kartini pesan lebih baik mati disiksa daripada dipaksa ngaku bunuh Vina.

|
Ist via TribunTimur/Youtube TRIBUNWOW OFFICIAL
Pengakuan Egi bikin ibunya nangis, Kartini (kiri) pesan lebih baik mati disiksa daripada dipaksa ngaku bunuh Vina. 

Kartini juga menegaskan saat peristiwa tragis pembunuhan Eki dan Vina terjadi pada tahun 2016, Pegi tidak ada di Cirebon.

"Pada 27 Agustus 2016, Pegi sudah bekerja di Bandung menjadi kuli bangunan dan saat kejadian itu terjadi, Pegi tidak ada di Cirebon," terang Kartini

Menurut Kartini, Egi mulai bekerja di Bandung tiga bulan sebelum kasus pembunuhan tersebut terjadi dan baru kembali ke Cirebon empat bulan kemudian, tepatnya pada bulan Desember 2016.

Pegi pun juga sempat berpesan kepada Kartini sebelum ibunya pulang dari Mapolda. 

"Anak saya berpesan, 'Jikalau mama nanti pulang, kalau saya tidak ada umur saya minta maaf, saya rela dan ikhlas ma jadi tumbal anak orang yang berpangkat'," kata Kartini menirukan ucapan Egi

"Saya enggak apa-apa mati syahid, saya tanggung dosa orang yang punya, saya orang yang enggak punya, gak apa-apa," imbuh Kartini lagi. 

Baca juga: Pengakuan Aep Saksi Mata Vina Diserang Geng Motor, Bantu Ayah Eky Tangkap Pelaku: Saya Kabari

Kartini ibu Pegi alias Egi alias Perong DPO kasus Vina yang ditangkap
Kartini ibu Pegi alias Egi alias Perong DPO kasus Vina yang ditangkap (Youtube TRIBUNWOW OFFICIAL)

Mendengar pesan pilu anaknya, air mata Kartini seketika tumpah dan menangis terisak. 

Kartini pun meminta agar Pegi tidak berpikir seperti itu apalagi mengatakan hal-hal seperti tadi. 

"Saya peluk anak saya sampai nangis saya, jangan ngomong gitu, Allah maha tahu, Allah maha besar, Allah maha mendengar" ungkap Kartini

"Apa yang tidak pernah kamu lakukan, sampai saya memeluk sekencang-kencangnya anak saya sampai saya mau pulang dari Polda ke Cirebon" imbuh Kartini

"Saya sakit hatinya mendengar anak saya difitnah begitu kejam," tambah Kartini.

Kartini mengatakan, Pegi merupakan tulang punggung di keluarga yang menghidupi adik-adiknya. 

Di hadapan Kartini, Pegi pun bersumpah tidak pernah melakukan perbuatan keji terhadap Vina dan Eky. 

"Adik perempuannya yang bontot sampai nangis dia. Enggak mau makan, apa salah Aa (kakak). Aa orang baik, tapi polisi tetap bilang Pegi adalah pelaku utamanya" ungkap Kartini

"Di mata saya, Pegi baik dan jujur walaupun anak saya jelek," pungkas Kartini.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved