Berita Surabaya Hari Ini
Surabaya Vaganza, Parade Mobil Berhias Bunga, Replika Pintu Air Jagir Hingga Komodo
Pintu air tersebut masih bertahan hingga saat ini dan pada masa modern turut berkontribusi bagi masyarakat Surabaya sebagai bahan baku pengolahan...
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Yuli A
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Peserta Surabaya Vaganza menghadirkan berbagai macam karakter pada parade mobil hias dan pawai budaya, Minggu (26/5/2024). Masing-masing menyesuaikan dengan tema besar acara ini, The Chronicle of Surabaya.
Tema besar yang dibagi ke dalam enam sub tema berhasil dieksekusi dengan epik oleh para peserta. Masing-masing sub tema tersebut di antaranya Surabaya Before Century And Urban Legend, Kingdom Era, Cultural Acculturation (Multi Ethnic), Colonialism Era, Retro Surabaya, dan Surabaya at Present.
Satu di antara peserta yang cukup unik adalah Kebun Binatang Surabaya yang pada acara tersebut mendapat subtema "Surabaya Before Century and Urban Legend". BUMD milik Pemkot Surabaya ini menghadirkan nuansa unik ke dalam mobil hias mereka yang menggambarkan Surabaya sebelum adanya peradaban.
Puluhan jenis bunga membentuk suasana alam hutan yang dihuni berbagai satwa. Ada komodo, harimau, bekantan, hingga satwa ikonik KBS seperti harimau.
Beberapa personil dari KBS juga memperkuat tema tersebut dengan mengenakan pakaian buaya, hiu, dan hewan ikonik Surabaya lainnya. "Kami ingin berpartisipasi memeriahkan hari jadi kota dengan menghadirkan hiasan ikonik sesuai dengan tema besarnya," kata Direktur Operasional KBS Nurika Widyasanti yang hadir memimpin rombongan dari KBS.
"Kami juga hadirkan berbagai hiasan hewan yang selama ini menjadi ikonik KBS, seperti komodo. Kegiatan ini juga sebagai ajang promosi KBS kepada khalayak," kata Nurika.
Begitu halnya dengan PDAM Surya Sembada yang turut menjadi peserta acara ini. Mereka yang mewakili sub tema Colonialism Era, menghadirkan replika Balai Pemuda Surabaya hingga Pintu Air Kalimas.
Mengangkat tema "2024 Air Sehat untuk Masyarakat", replika ini menceritakan perkembangan Surabaya saat masa penjajahan/kolonial. "Pintu Air Kalimas kami hadirkan karena kawasan ini menjadi salah satu ikon bersejarah di Kota Pahlawan," kata Manager Engineering Process Business (EPB) PDAM Surya sembada Agung Djatmiko.
Pintu air tersebut masih bertahan hingga saat ini dan pada masa modern turut berkontribusi bagi masyarakat Surabaya sebagai bahan baku pengolahan penjernihan PDAM. "Dari pintu air inilah, air di (sungai) Kalimas dibendung kemudian masuk instalasi penjernihan kami (PDAM) sebagai sumber air baku," katanya.
Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya Hidayat Syah mengapresiasi antusiasme peserta yang turut serta pada acara ini. Masing-masing peserta menghadirkan gambaran perkembangan Surabaya dari masa ke masa.
"Tahun ini kami memang membingkai tema besar Surabaya Vaganza dalam memotret perkembangan kota dari masa ke masa. Peserta bisa menunjukkan kreasinya dengan tampilan bunga hingga berbagai atraksi," kata Hidayat.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menargetkan akan lebih banyak peserta yang ikut serta dalam acara ini di tahun berikutnya. "Tahun depan akan dibuat lebih meriah," kata Wali Kota Eri.
Sekalipun jumlah peserta akan bertambah, waktu parade akan selesai dengan tempo yang relatif sama dengan saat ini. "Parade ini sebagai pengingat bahwa Surabaya dibangun bukan karena kekuasaan, tapi dibangun dengan kasih sayang, guyub rukun, dan saling menghormati," tandas Cak Eri.
| JANGAN KAGET! Jadi Wali Kota/Bupati Butuh Modal 70 Miliar, Jadi Gubernur Butuh Modal 1,7 Triliun |
|
|---|
| Universitas Ciputra Surabaya Kukuhkan Guru Besar Bidang Transformasi Keuangan Digital |
|
|---|
| Rumah Sakit Baru Pemkot Surabaya RSUD Eka Candrarini Diresmikan, Layanan Unggulan Bagi Ibu dan Anak |
|
|---|
| Pemprov Jatim Distribusikan PLTS ke Sekolah, Ajak Gunakan Green Energy |
|
|---|
| Kesenjangan dan Lemahnya Inovasi Pendidikan Masih Jadi PR Besar di Jatim, Anggaran 2024 Justru Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/mobil-hias-dengan-tema-berbeda-menyusuri-jalur-Surabaya-Vaganza-2024.jpg)