Kondisi Pilu Siswa SD Dihukum Guru Sampai Kritis, Saraf Rusak Permanen, Ibu Nangis Menderita

Kondisi pilu siswa SD dihukum guru sampai kritis, saraf rusak permanen, ibu nangis menderita anaknya kini berubah.

Eva.vn
Siswa SD (kiri) dihukum guru sampai kritis, saraf rusak permanen, ibu nangis menderita anaknya kini berubah. 

Bahkan perubahan sikap anaknya membuat Mogahana tidak kuasa menahan air mata.

“Dia sering bersembunyi dari orang dan berbicara pada dirinya sendiri,” kata Mogahana menangis.

Pengacara Dinesh Muthal, kuasa hukum keluarga korban mengatakan kejadian itu menimbulkan banyak tekanan bagi orang tua korban, terutama Mogahana Selvi yang sedang hamil tiga bulan.

Pak Muthal menambahkan, pihak keluarga akan mengajukan gugatan perdata dan meminta pihak berwenang mengadili guru yang terlibat.

“Selain gugatan perdata, kami ingin guru yang terlibat dapat dituntut di pengadilan dan mendapat hukuman yang setimpal (bila terbukti bersalah),” tegas Pak Muthal.

Polisi menyatakan, telah selesai mengusut kasus tersebut dan melimpahkan kesimpulannya ke Kejaksaan Rakyat untuk ditangani sesuai kewenangan. 

Namun, pengacara Muthal mengatakan hasil penyelidikan polisi "tidak memuaskan".

Menurut Muthal, pihak sekolah mengirimkan tiga surat peringatan kepada orang tua bocah tersebut karena tidak masuk sekolah selama menjalani perawatan.

Namun pihak sekolah tidak pernah menyebutkan "fakta bahwa anak tersebut dipaksa berdiri di bawah sinar matahari".

Kasus Serupa di Indonesia

Pada Oktober 2023, kasus serupa juga pernah viral di media sosial saat seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 1 Taliwang, Sumbawa Barat menghukum siswanya pakai kayu. 

Awalnya, Akbar menyuruh siswanya salat zuhur berjamaah, namun ada tiga orang murid yang melanggar. 

Akbar kemudian menegur ketiga siswa tersebut namun diabaikan hingga akhirnya memukul telapak tangan dan pundak ketiga muridnya. 

Melansir TribunKaltim.co, akibat kejadian itu orang tua salah satu siswa melaporkan Akbar Sarosa ke polisi.

'Pak Akbar dilaporkan oleh orangtua murid karena anaknya dihukum lantaran tidak mau disuruh shalat. Semoga Pak Akbar mendapatkan keadilan' tulis Deni Ali pengunggah video viral di TikTok akun @deni_ali28.

Baca juga: Viral Wanita ODGJ Melahirkan Bayi Perempuan Padahal Tak Punya Suami, Ngaku Dinodai Sosok Penting

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved