Pilkada Malang Raya 2024

Politik Nasi Goreng Awali Manuver Gerindra-Nasdem, Merespon SANDI Jilid II Jelang Pilbup Malang 2024

Munculnya wacana SANDI jilid II itu langsung disikapi Ziaul Haq, Sekretaris DPC Gerindra, dengan menyusun kekuatan politik ala'makan malam nasi goreng

|
Penulis: Imam Taufiq | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Imam Taufiq
FOTO DOK. Sekretaris DPC Gerindra, Zia'ul Haq (kiri); Kresna Dewanata Phrosakh (tengah); didampingi Ketua Fraksi Nasdem, Fasa (kanan). 

SURYAMALANG.COM , MALANG - Menguatnya wacana SANDI jilid II, di Pilkada NoVember 2024, seperti bisa membuat para politisi dari partai lain bergejolak.

Sebab, jika tak diwaspadai, munculnya pasangan petahana asal PDI Perjuangan, H Muhammad Sanusi, Bupati Malang dan Didik Gatot Subroto, Wakil Bupati Malang saat ini, bisa memburamkan peta koalisi yang sudah terang.

Dipastikan, jika Sanusi kembali duet dengan Didik, itu akan membuat nyali lawan politiknya yang ingin berhadapan di Pilkada tahun ini bisa kembali mungsret.

Baca juga: Ada Wacana Duet Sanusi-Gunawan di Pilkada Kabupaten Malang 2024

Munculnya wacana SANDI jilid II itu langsung disikapi Ziaul Haq, Sekretaris DPC Gerindra, dengan menyusun kekuatan politik ala' makan malam nasi goreng'.

Zia, yang anggota dewan tiga periode dan masih memburu posisi jadi N2 petahana itu menggelar perjamuan makan malam. 

Jamuan makan malam Itu bukan cuma dihadiri orang-orang Gerindra saja namun juga ada beberapa anggota dewan dari Nasdem.

Perjamuan yang berbau politis itu berlangsung di tempat yang harga nasi gorengnya berkisar Rp 50.000 per porsinya, Kamis (20/6/2024) malam. 

"Iya, itu cuma acara makan malam. Kalau dikatakan ada bau politisnya, ya ada lah meski belum berbau menyengat," tutur Ziaul Haq.

Zia tidak menampik kalau pertemuan itu salah satunya untuk menyikapi jika SANDI jilid II atau Sanusi-Didik, yang sudah berkuasa lima tahun itu diusung kembali PDI-P. 

"Nggak apa-apa lah. Gerindra dan Nasdem akan membentuk kekuatan sendiri. Untuk siapa N1 dan N2-nya, nanti dibahas pada pertemuan berikutnya," tegas Zia.

Salah satu nama yang meramaikan Bursa Bakal calon Wakil Bupati Malang yang lain, Kresna Dewanata phrosakh tak menampik adanya pertemuan itu.

"Kami diundang dan belum ada deal-deal khusus karena baru saling mencocokkan konsep," kilah anggota DPR RI dari partainya Surya Paloh itu.

Baca juga: Ada Potensi Muncul SANDI Jilid 2 di Pilbup Kabupaten Malang 2024, Sanusi dan Didik Akan Bergandengan

Bukan cuma Dewa, anggota dewan Nasdem lainnya juga mengaku sama.

Mereka mengaku tak tahu apa-apa terkait pertemuan karena hanya diundang dan tahu-tahu sudah ada, yang paparan terkait konsep memajukan Kabupaten Malang.

"Wong, kami cuma diundang dan teman-teman (anggota dewan lainnya) juga kaget kok ada yang paparan konsep," ungkap anggota dewan yang 'dituakan' di antara anggota dewan yang hadir dari dua partai itu.

Seperti diketahui, wacana Dewa, panggilan Dewananta maju sebagai Cawabup di Pilkada Kanbupaten Malang 2024 masih terbuka, terlebih saat ini baleho pencalonannya sebagai Cawabup masih terus bisa diapndang warga Malang.

 

Ikuti updatenya di Google News SURYAMALANG.COM

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved