Perjuangan Tukul Arwana Berangkat ke Jakarta Cari Kerja Cuma Modal Piagam, Dulu Sempat Jadi Kernet

Beginilah perjuangan Tukul Arwana berangkat ke Jakarta untuk mencari kerja hanya dengan modal piagam.

|
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Instagram
Perjuangan Tukul Arwana Berangkat ke Jakarta Cari Kerja Cuma Modal Piagam, Dulu Sempat Jadi Kernet 

SURYAMALANG.COM - Beginilah perjuangan Tukul Arwana berangkat ke Jakarta untuk mencari kerja hanya dengan modal piagam.

Awalnya begitu lugu mencari pekerjaan di ibu kota, Tukul Arwana bisa membuktikan kerja kerasnya.

Bahkan ia menjadi presenter dengan honor yang cukup tinggi.

Ari, asisten Tukul yang mengenalnya sejak tahun 1989 menjadi saksi perjuangan Tukul menaklukkan Jakarta.

"Kenal di blok S, 'lah kamu ke sini tujuannya ngapain?'" kenang Ari tentang pertemuannya dengan Tukul, dikutip dari FYP Trans 7.

"'Mau jadi pelawak,'" imbuhnya mengingat jawaban Tukul saat itu.

Tukul bahkan ke Jakarta membawa piagam yang didapat dari lomba lawak di Semarang, Jawa Tengah.

"Dia bawa piagam lomba lawak tingkat kecamatan di Semarang, dibawa ke Jakarta, (piagam) digulung," ungkap Ari.

Penampilan Tukul Arwana Tampil Perdana di TV
Penampilan Tukul Arwana Tampil Perdana di TV (Instagram @raffinagita1717)

Baca juga: Peluang Ruben Onsu Cabut Gugatan Cerai ke Sarwendah, Orang Dekat Sebut Sudah Bahas Antar Keluarga

 Sementara itu, Tukul yang kini masih menjalani perawatan usai mengalami pecah pembuluh darah otak di tahun 2021, pernah menyebut perjuangannya itu bukan lagi dimulai dari titik nol, melainkan minus.

"Saya from minus zero to hero, orangtua saya jahit," kata Tukul dikutip dari tayangan Hotman Paris Show.

Pelawak yang tergabung dengan Srimulat itu pernah menjadi kernet dan sopir pribadi.

"Nyari kerjaan susah, akhirnya saya ngernet angkot, sopir angkot di Semarang," kenang Tukul.

"Tapi saya punya bakat lawak, ada teman saya Tony Q Rastafara, diajak ke Jakarta," imbuhnya.

Saat itu Tony mengatakan bahwa Tukul bisa menaklukkan Indonesia jika bisa menaklukkan Jakarta.

Tapi perjuangan di Jakarta juga tak mudah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved