Berita Malang Hari Ini
LPI Sabilillah Malang Gelar OSPIS, Kenaikan Peserta Didik Capai 19,63 Persen
LPI Sabilillah Malang melaksanakan pengukuhan peserta didik baru dalam Orientasi Sistem Pendidikan Islam Sabilillah (OSPIS) Malang, Sabtu (13/7/2024)
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang melaksanakan pengukuhan peserta didik baru dalam Orientasi Sistem Pendidikan Islam Sabilillah (OSPIS) Malang, Sabtu (13/7/2024).
Kegiatan tersebut juga menjadi satu dalam program pembentukan karakter Sekolah Islam Sabilillah Malang tahun ajaran 2024-2025.
Seluruh orang tua peserta didik baru, mulai Tingkat TK Islam Sabilillah Malang 1 dan 2 , SD Islam Sabilillah Malang 1 dan 2, SMP Islam Sabilillah Malang dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren hadir di acara tersebut.
Kabag Kurikulum, Kesiswaan dan Humas Lembaga Pendidikan Islam Sabilillah (LPI) Malang, Luqman menjelaskan pada tahun pelajaran 2024/2025, LPI Sabilillah Malang telah melaksanakan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sepanjang tahun dengan cukup ketat melalui lima jalur, yaitu jalur reguler internal, jalur reguler eksternal, jalur prestasi undangan, jalur inden internal, dan jalur inden eksternal.
“Melalui proses wawancara kesiapan belajar PPDB sepanjang tahun tersebut, alhamdulillah, jumlah peserta didik baru di Sekolah Islam Sabilillah Malang yang diterima sejumlah 646 peserta didik ,” ujar Luqman.
Jumlah itu tersebar di TK Islam Sabilillah Malang 1 dan 2, SD Islam Sabilillah Malang 1 dan 2, SMP Islam Sabilillah Malang, serta SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren.
Dari jumlah peserta didik yang diterima tersebut, untuk TK, SD, dan SMP Islam Sabilillah Malang berasal dari wilayah Malang Raya. Sedangkan untuk peserta didik baru SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren tersebar dari berbagai wilayah.
“47 persen berasal dari wilayah Malang Raya, 38 persen berasal dari area Pulau Jawa, dan 15 ?rasal dari luar Pulau Jawa,” imbuh Luqman.
Berdasarkan data tersebut, berarti hingga tahun ini, peserta didik SMA Islam Sabilillah Malang sudah tersebar di 33 provinsi dari total 38 provinsi di Indonesia. Secara keseluruhan terdapat kenaikan pendaftar peserta didik baru pada tahun pelajaran 2024/2025 sebesar 19,63 persen.
“Bahkan pada saat ini, pagu untuk tahun pelajaran 2025/2026 tahun depan, di SMP Islam Sabilillah Malang juga telah terpenuhi sebanyak 132 calon siswa baru yang telah melakukan daftar ulang dari 192 pagu yang disediakan,” ujar Luqman.
Sesuai amanat cetak biru LPI Sabilillah Malang 2030, tahun ini adalah tahun pelajaran pertama bagi peserta didik baru untuk TK dan SD Islam Sabilillah Malang 2 dengan konsep smart building berbasis teknologi digital. Mulai tahun pelajaran 2024/2025, Sekolah Islam Sabilillah Malang telah menggunakan kurikulum Cambridge untuk jenjang TK untuk Kelompok A, SD kelas 1,2 dan 3, SMP Kelas 7, dan SMA kelas 10.
Ghozali, seorang wali murid yang datang di acara tersebut menyatakan memilih LPI Sabilillah Malang karena meyakini lembaga pendidikan itu memiliki kualitas untuk mendidik anak. Anaknya baru saja melanjutkan pendidikan ke jenjang kelas 7.
“Yang pertama adalah, kualitas itu harapan saya. Kemudian juga sekolah Islam yang menurut kami sepahaman dengan kami,” katanya.
Ia berharap, ketika anaknya menjalani pendidikan menjadi anak yang berilmu, soleh, punya adab dan akhlak yang baik. Ghozali melihat, pergaulan anak muda saat ini sangat mengkhawatirkan. Perlu ada lembaga pendidikan yang bisa melindungi anak-anak dari pergaulan bebas.
“Kalau ada sekolah yang tidak bisa menjaga anak-anak terhadap pergaulannya, kami sebagai orangtua sangat khawatir. Semoga saja di sekolah ini bisa terjaga dengan baik,” ujarnya.
Sabilillah Malang
Malang
Lembaga Pendidikan Islam (LPI)
Orientasi Sistem Pendidikan Islam Sabilillah (OSPI
SURYAMALANG.COM
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Distributor, Pemilik Pangkalan di Kota Malang sampai Bingung |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Tak Peduli Harga Mahal, Yang Penting LPG 3 Kg Selalu Ada |
|
|---|
| Polemik Beli LPG 3 Kg di Pangkalan, Warga Kota Malang: Kebijakan Jangan Bikin Repot |
|
|---|
| Bisnis Akademi Wirausaha Mahasiswa Merdeka UB Malang, Maggot Jadi Pakan Kucing dan Busana Big Size |
|
|---|
| Puluhan Napi di Lapas Malang Lolos Kompetensi, Diwisuda Jadi Guru Al-Quran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/LPI-Sabilillah-Malang-Orientasi-Sistem-Pendidikan-Islam-Sabilillah.jpg)