Rabu, 27 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Mahasiswa ITN Malang Ciptakan Sarung Bermotif Karakter Topeng Malangan, Ada Nilai Seni dan Sejarah

Celana sarung cowok yang disingkat Carok karya mahasiswa ITN penerima hibah kategori jasa, perdagangan, dan pariwisata, P2MW 2024

Tayang:
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ITN Malang
Lima mahasiswa prodi S1 Bisnis Digital Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) membuat Sarung kekinian yang disebut celana sarung cowok ,disingkat Carok. Carok menjadi tahapan usaha awal penerima hibah kategori jasa, perdagangan, dan pariwisata, Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024.  

SURYAMALANG.COM, MALANG -Sarung kekinian dibuat oleh lima mahasiswa prodi S1 Bisnis Digital Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang).

Mereka menyebutnya celana sarung cowok yang disingkat Carok.

Carok menjadi tahapan usaha awal penerima hibah kategori jasa, perdagangan, dan pariwisata, Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2024. 

Kelima mahasiswa itu adalah Yusran Bin Acho, Ken Rao Irgi Canasta, Muhammad Zidan Ardana, Setyaji Safa Bharanatya dan Dian Prasetyo.

Mereka dibimbing oleh dosen Bisnis Digital, Reni Rupianti SM MM.

Carok memiliki nuansa desain unik dengan mengangkat budaya Topeng Malangan yang dikombinasikan dengan motif batik Druju khas Kota Malang

Karakter Topeng Malangan di sarung bukan hanya sekadar aksesoris. Tapi memiliki nilai seni dan sejarah yang dalam. Sehingga Carok sebagai media ekspresi budaya dan seni yang menarik.

"Kami percaya bahwa melalui sarung dengan model yang bervariasi karya kami tidak hanya menghadirkan sebuah produk fungsional," kata Yusran Bin Acho, Ketua Tim beberapa waktu lalu.

Dengan adanya produk ini, Carok dapat membantu memperkenalkan kembali keindahan dan keunikan Topeng Malangan kepada masyarakat. Serta mendorong apresiasi terhadap seni dan budaya lokal.

Menurutnya, saat ini Topeng Malangan kurang banyak dikenal dan diminati oleh generasi muda.

Topeng Malangan sering terabaikan karena kurang terekspose. Dan kalah dengan maraknya kebudayaan asing yang masuk ke Indonesia. 

"Sebab kebanyakan pemuda lebih tertarik pada tren dan hiburan yang sedang populer. Bahkan, ada yang beranggapan Topeng Malangan sebagai sesuatu yang kuno atau kurang relevan dengan gaya hidup saat ini," tambahnya.

Tim mahasiswa ITN Malang menciptakan celana sarung dengan konsep kasual dan anti ribet sesuai dengan tren fashion saat ini. Sehingga bisa dipakai di segala kesempatan. Baik santai di rumah atau kegiatan lainnya.

Carok berbahan dasar kain jenis toyobo yang berkualitas bagus.

Selain celana sarung, mereka juga menyediakan sarung konvensional.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved