Pilkada Malang Raya 2024

GRIB Jaya Malang Raya Tolak Praktik Jual Beli Rekomendasi Partai Politik di Pilkada

Kami sangat sayangkan sikap DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang yang dikabarkan akan menjatuhkan rekom kepada saudara Sanusi.

|
Penulis: Dya Ayu | Editor: Yuli A
Ist
Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Malang Raya menggelar aksi demonstrasi bertajuk ‘Seruan tegas untuk memilih pemimpin Malang Raya yang bersih dan berkualitas’ di Bundaran Balai Kota Malang pada Rabu (21/8/2024). 

“Kami sangat sayangkan sikap DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang yang dikabarkan akan menjatuhkan rekom kepada saudara Sanusi. Padahal kita tahu bersama beliau adalah salah satu tokoh kelompok anti Prabowo-Gibran garis keras,” jelas Damanhury.

SURYAMALANG.COM - Menjelang Pilkada 2024, Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Malang Raya menggelar aksi demonstrasi bertajuk ‘Seruan tegas untuk memilih pemimpin Malang Raya yang bersih dan berkualitas’ di Bundaran Balai Kota Malang pada Rabu (21/8/2024).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan segala bentuk manuver dan praktik jual beli rekomendasi partai politik yang mencatut partai dan nama Prabowo Subianto di Malang Raya.

Seperti diketahui, saat ini Koalisasi Indonesia Maju (KIM) Malang Raya tengah disorot terkait intergritas dalam mengusung calon kepala daerah di Malang Raya.

Dalam orasinya, pentolan GRIB, Abdul Gani Ngabalin, mengecam situasi di dalam KIM Malang Raya yang diduga ada yang terlibat dalam praktik jual beli rekomendasi partai politik tersebut. 

“Praktik kotor ini tidak hanya mencoreng nilai-nilai demokrasi, tetapi juga merusak integritas politik dimana politik seharusnya menjadi landasan bagi kemajuan bangsa, bukan ajang untuk kepentingan pribadi dan golongan,” kata Abdul Gani Ngabalin, Rabu (21/8/2024).

“Kami tidak akan tinggal diam melihat upaya-upaya yang hanya berorientasi pada kepentingan pribadi dan golongan. Kami menuntut agar seluruh pihak yang terlibat dalam praktik ini segera dihentikan dan diusut tuntas,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya di Malang Raya agar bersatu menolak segala bentuk praktik politik kotor khususnya jelang Pilkada 2024.

“Dengan menegakan keadilan dan transparansi dalam politik Indonesia yang lebih baik bisa terwujud,” ujarnya.

Mereka mengaku akan mengawal kasus ini hingga tuntas dan memastikan para oknum yang teribat dapat segera dipecat.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang GRIB Jaya Malang, Damanhury meminta kepada KIM Malang Raya agar tidak mengkerdilkan marwah koalisi yang telah sukses memenangkan Prabowo Subianto dalam Pilpres.

“Kami sangat sayangkan sikap DPC Partai Gerindra Kabupaten Malang yang dikabarkan akan menjatuhkan rekom kepada saudara Sanusi. Padahal kita tahu bersama beliau adalah salah satu tokoh kelompok anti Prabowo-Gibran garis keras,” jelas Damanhury.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved