Berita Jombang Hari Ini
Peringatan PMII Jombang Warning Soal Rekaman CCTV 2 Oknum Pejabat Disdikbud Bermesraan
#JOMBANG - Kasus rekaman CCTV dua oknum pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang diduga bermesraan.
Reporter: Anggit Pujie Widodo
SURYAMALANG.COM, JOMBANG - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Jombang warning Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, soal kasus rekaman CCTV dua oknum pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) yang diduga bermesraan.
PMII Jombang me warning Pemkab Jombang untuk segera turun tangan untuk menuntaskan kasus yang mencoreng dunia pendidikan di Kota Santri. Menurut PMII, Pemkab harus segera melakukan pengecekan, dan memberikan sanksi jika benar video tersebut benar adanya.
Video yang sudah beredar tersebut, dianggap PMII tidak mencerminkan semboyan Tut Wuri Handayani, yakni Ing Ngarsa Sing Tulodo, Ing Madya Mangun Karsa, Tur Wuri Handayani.
Ketua Pengurus Cabang (PC) PMII Jombang Asrorudin melalui Ketua 2 Bidang Eksternal, Muhammad Hidayatullah mengatakan, viral nya video tersebut sangat mencoreng dunia pendidikan Jombang.
"Ini soal citra lembaga, meskipun dalam video yang sudah beredar ini masih dalam dugaan, namun apa yang sudah dilakukan dua oknum kedinasan itu sangat tidak mencerminkan perilaku seorang pejabat publik," ucapnya saat dikonfirmasi pada Rabu (21/8/2024).
Pria yang akrab disapa Dayat ini tegas menyebut jika citra Disdikbud Jombang perlu dipertanyakan. Bagi PMII, ini bukan soal kinerja dan seluruh prestasi baik yang pernah didapatkan kedua oknum tersebut yang beredar di media, namun citra pendidikan yang tercoreng.
"Di saat PPDB di Jombang banyak bermasalah, ada sekolah yang kekurangan murid, guru honorer yang gajinya tidak tercukupi, dan perilaku tidak etis itu masih terjadi di lingkungan Dinas Pendidikan? Miris sekali," ungkapnya.
Sebab itu, pihaknya meminta agar Pemkab Jombang bisa turun tangan membereskan kasus tersebut sebelum melebar lebih jauh. Pihaknya juga memberikan warning, jika benar dugaan bermesraan itu terbukti, Pemkab harus tegas dan memberikan sanksi.
"Pemkab harus turun, cek langsung, panggil dua oknum yang diduga terlibat. Kalau perlu bentuk tim khusus untuk melakukan pengecekan. Kalau memang ternyata benar, berikan sanksi, jangan cuma di mutasi," katanya.
Terlebih, PJ Bupati Jombang Teguh Narutomo juga sudah memberikan komentar terkait beredarnya video rekaman CCTV terserah. Dayat menilai, Pemkab seolah lepas tangan.
"Saya lihat dan membaca berita itu di media, kenapa pak Pj Bupati merasa tidak berkompeten? Cek, bentuk tim khusus, jika terbukti benar, sanksi, apa sulitnya? Harus tegas," pungkasnya.
| Segini Nilai UMK Jombang Tahun 2025 Setelah Ditetapkan Naik 6,5 Persen |
|
|---|
| Pensiunan PNS di Jombang Paksa Cewek SMP Berhubungan, Modusnya Pacari Ibu Korban Dulu |
|
|---|
| Mama Muda Jadi Tersangka Pembunuhan Bayi yang Dilahirkan di Jombang |
|
|---|
| Punya 74 Barcode , Komplotan BBM Ilegal Sedot Ribuan Liter Solar Bersubsidi dari SPBU di Jombang |
|
|---|
| Banjir di Jombang Berangsur Surut, Warga Sempatkan Tilik Rumah dan Nyicil Bersih-bersih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Ketua-PC-PMII-Jombang-Asrorudin-Ketua-PC-PMII-Jombang-Asrorudin.jpg)