Minggu, 19 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Maling Terekam CCTV, Satroni Tempat Praktik Bidan di Lowokwaru Kota Malang

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku langsung masuk ke tempat praktik. Setelah itu, pelaku mengecek semua ruangan.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Rumah sekaligus tempat praktik bidan Indriyati (60) di Jalan Simpang Flamboyan Kelurahan Lowokwaru Kecamatan Lowokwaru Kota Malang yang disatroni maling , Jumat (30/8/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Rumah sekaligus tempat praktik milik bidan Indriyati (60), yang terletak di Jalan Simpang Flamboyan Kelurahan Lowokwaru Kecamatan Lowokwaru Kota Malang disatroni maling.

Adik dari Indriyati, Nasihul Amin (42) mengatakan, kejadian itu terjadi pada Kamis (29/8/2024) petang.

"Kami baru tahu kejadian itu sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu, kami baru saja pulang dari masjid menunaikan salat maghrib,"

"Lalu, kakak saya itu mau mengambil uang hasil praktik sebesar Rp 500 ribu yang ada di dalam laci meja ruang periksa. Rencananya, uang tersebut mau dipakai untuk beli klip plastik bungkus obat," ujar Nasihul Amin, Jumat (30/8/2024).

Namun korban curiga, karena laci meja dalam kondisi telah terbuka.

Padahal biasanya, laci itu selalu ditutup usai memeriksa pasien.

"Saat dicek, ternyata uang hasil praktik sudah tidak ada di dalam laci. Akhirnya, kami mengecek rekaman kamera CCTV," jelasnya.

Dari rekaman CCTV, pelaku yang berjumlah satu orang beraksi sekitar pukul 17.30 WIB.

Diketahui, pelaku datang mengendarai motor Honda Beat berwarna putih nopol S-4339-SD.

"Saat kejadian itu terjadi, pagar dan pintu tempat praktik dalam kondisi terbuka. Namun di tempat praktik tidak ada orang sama sekali, karena posisi kami ada di belakang dan sedang persiapan mau ke masjid untuk salat maghrib," bebernya.

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku langsung masuk ke tempat praktik. Setelah itu, pelaku mengecek semua ruangan.

"Jadi, pelaku ini celingak-celinguk mengecek seluruh ruangan. Setelah dipastikan kondisi sepi dan aman, pelaku masuk ke ruang praktik dan langsung mengambil uang yang ada di dalam laci meja,"

"Saat keluar dari tempat praktik, sebenarnya pelaku ini sempat berpapasan dengan anak saya yang baru pulang dari sekolah. Namun dikiranya itu adalah pasien," terangnya.

Nasihul Amin juga menambahkan, bahwa kejadian tersebut belum dilaporkan ke pihak kepolisian.

"Saya viralkan dulu di media sosial sambil menunggu itikad baik dari pelaku. Kalau tidak ada itikad baik, maka kejadian ini akan saya laporkan ke polisi," tandasnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved