Berita Viral

Heboh TKI Bikin Geng di Jepang, Viral Upload Video Bawa Sajam Asal Madura Buat Warga Lokal Resah

Heboh kumpulan TKI bikin geng di Jepang membuat geger warga lokal. Upload video keliling kota sambil bawa sajam asal Madura.

|
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribunnews
Heboh TKI Bikin Geng di Jepang, Viral Upload Video Bawa sajam di Sosmed Buat Warga Lokal Resah 

SURYAMALANG.COM - Heboh kumpulan TKI bikin geng di Jepang membuat geger warga lokal. 

Mereka bahkan menguplaod video membawa senjata tajam (sajam) asala Madura hingga viral di media sosial.

Geng itu kerap nongkrong di pinggir jalan kota hingga berkeliling di sepanjang jalan kota di Jepang.

Bahkan geng tersebut mengunggah video mereka di akun Tiktok dan Instagram.

Melansir Tribun jateng, dalam video yang mereka unggah, tampak para oknum ini duduk di pinggir jalan.

Mereka kompak mengenakan baju hitam serupa.

Kemudian dalam video lain, dua oknum dari geng itu mengendarai sepeda berkeliling kota.

Salah satu dari mereka membentangkan bendera kelompok.

Heboh TKI Bikin Geng di Jepang, Viral Upload Video Bawa Celurit di Sosmed Buat Warga Lokal Resah
Heboh TKI Bikin Geng di Jepang, Viral Upload Video Bawa Celurit di Sosmed Buat Warga Lokal Resah (Tribunnews)

Baca juga: Hidup Pesinetron Lawas Kini Jadi Kurir Makanan di Negeri Orang, Gaji Lumayan untuk Bantu Suami

Baca juga: Kisah Sodik Pria Buta Buka Warung Kejujuran, Nangis Dapat Rezeki Rp 13 Juta, Mimpinya Terwujud

Aksi mereka pun nampak dilihat oleh pejalan kaki yang merupakan warga Jepang asli.

Mirisnya, dalam unggahan lain, tampak salah satu oknum dari geng itu membawa celurit.

Pria itu mengenakan hoodie dan masker hitam sehingga wajahnya tak nampak jelas.

Kelompok ini pun sudah menjadi sorotan warganet Jepang.

Seperti diunggah akun X @PersonalS***** pada 31 Agustus 2024.

“Meskipun media Jepang belum meliputnya, masyarakat Indonesia membentuk geng di Jepang dan berkumpul dengan pisau dan memposting tentang hal tersebut. Sejak kecil mereka sering nongkrong di Osaka dengan sepeda dan tidak menimbulkan insiden besar, namun sudah dilaporkan di Indonesia. Ini akan menjadi masalah cepat atau lambat. Maknanya berbeda dengan berandalan Jepang.

Mereka berkumpul untuk memblokir orang yang lewat dan mengancam orang-orang yang mengomentari postingan mereka. Lebih baik hancurkan sekarang. Apakah Polisi Prefektur Osaka tahu?

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved