Berita Viral

Heboh TKI Bikin Geng di Jepang, Viral Upload Video Bawa Sajam Asal Madura Buat Warga Lokal Resah

Heboh kumpulan TKI bikin geng di Jepang membuat geger warga lokal. Upload video keliling kota sambil bawa sajam asal Madura.

|
Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Tribunnews
Heboh TKI Bikin Geng di Jepang, Viral Upload Video Bawa sajam di Sosmed Buat Warga Lokal Resah 

"Orang dua dikeroyok oleh orang lima, jadi pengeroyokan sesama PMI," jelas dia.

Nurhasanah mengungkapkan, bahwa adiknya diduga sudah diincar oleh salah satu pelaku.

Sebab senjata tajam sudah disiapkan sebelum aksi penikaman itu terjadi.

Ade pun disebut mengalami tiga luka tusukan di bagian wilayah perutnya.

"Terus diduga pelaku sudah niat, karena sudah bawa senjata tajam (sajam), ditikam dari belakang."

"Kena bagian depan, punggung dan dada, tiga tusukan," katanya.

Kini, usai tujuh hari pascakejadian, jenazah Ade telah tiba di Indonesia dan rumah duka pada Sabtu (4/5/2024) lalu.

Jenazahnya pun telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karangwangi pada Minggu (5/5/1024), tak jauh dari rumah korban.

"Harapannya ya (pelaku) minta dihukum seberat-beratnya, hukum mati kalau bisa," ujarnya.

Saat Tribun berkunjung ke rumah korban, suasana duka masih menyelimuti keluarga korban.

Di sana, terdapat banyak karangan bunga ucapan berbelasungkawa dari teman-teman korban baik sesama PMI di Indonesia maupun di Korsel.

Kursi dan tenda pun masih terlihat di halaman rumah korban, menandakan acara tahlilan terus digelar setiap malamnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Cirebon dikabarkan meninggal dunia di Korea Selatan (Korsel).

Kabar ini mencuat setelah akun media sosial TikTok @Batari_101 mengunggahnya enam hari yang lalu.

Dalam unggahan yang dilihat Tribun pada Senin (6/5/2024), akun tersebut memperlihatkan foto seorang pria dengan keterangan korban.

Pria tersebut bernama Ade, berasal dari Desa Sindangmekar, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.

"BMI Korea berduka, nama korban Mas Ade Irawan asal Cirebon," tulis akun @Batari_101 seperti dikutip Tribun, Senin (6/5/2024).

Akun tersebut juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya PMI asal Cirebon itu.

"Semoga beliau Husnul khatimah, semoga diampuni dosa-dosanya dan diterima disisi Allah SWT," lanjut tulisan akun tersebut.

Dalam unggahan lainnya, akun tersebut menyebut bahwa kematian Ade diduga akibat terlibat dalam kasus penikaman yang dilakukan oleh PMI lainnya sesama Warga Negara Indonesia (WNI).

"Kasus penikaman sesama PMI di Korea Selatan, korban meninggal pelaku berhasil dibekuk," ucapnya.

Peristiwa itu terjadi pada 28 April 2024 lalu.

Menurut keterangan polisi, perselisihan antara pelaku dan korban terjadi di sebuah klub.

Setelah keduanya keluar dari klub, pelaku menikam korban hingga tersungkur.

"Menurut keterangan polisi (di Korsel), pelaku dan korban terlibat perselisihan di sebuah klub, setelah keduanya keluar klub, pelaku menikam korban hingga korban tersungkur," jelas dia.

Adapun, jenazah Ade tiba di rumah duka dari Korsel pada Sabtu (4/5/2024) malam dan dimakamkan keesokkan harinya di Tempat Pemakaman Umum (TPU) dekat rumah korban.

Pemerintah Desa Sindangmekar membenarkan adanya korban yang meninggal di Korsel.

"Ya benar, ada warga kami seperti yang viral di TikTok meninggal dunia," ujar Kasi Pemerintahan Desa Sindangmekar, Karjono, Senin (6/5/2024).

Karjono juga mengonfirmasi bahwa jenazah Ade berumur 30 tahun.

Namun, terkait kronologi dan lainnya, pihak keluarga yang akan memberikan penjelasan lebih lanjut.

Artikel Tribuntrends.com '9 Tahun Tak Pulang, TKI Cirebon Malah Tewas Ditikam Sesama TKI di Korea'.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved