Minggu, 17 Mei 2026

Berita Jember Hari Ini

Maling Motor Bersenjata Celurit dan Pistol Airsoft Gun Diringkus Tim Jatanras Polda Jatim

Kedua tersangka merupakan komplotan yang kerap berkeliaran di wilayah Kabupaten Jember. Sudah ada belasan lokasi kejadian perkara

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Luhur Pambudi
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur dan tim menunjukkan barang bukti celurit dan airsoft gun dan maling motor yang berhasil diringkus Tim Jatanras Polda Jatim 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dua maling motor yang kerap mempersenjatai diri dengan celurit dan pistol airsoft gun selama beraksi di beberapa lokasi di Kabupaten Jember, berhasil ditangkap Tim Jatanras Polda Jatim

Kedua penjahat itu merupakan warga Kabupaten Lumajang yang merupakan seorang petani. 

Tersangka MSA (30), yang merupakan petani lulusan sekolah dasar itu bertindak sebagai eksekutor pencurian. 

Sedangkan, temannya Tersangka MB (28) bertindak sebagai joki motor sarana aksi. 

Selama beraksi mereka masing-masing membawa senjata, celurit dan airsoft gun revolver. 

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur mengatakan, kedua tersangka merupakan komplotan yang kerap berkeliaran di wilayah Kabupaten Jember

Sudah ada belasan lokasi kejadian perkara yang menjadi sasaran pencurian motor.

Terkadang mereka menargetkan motor yang terparkir di depan rumah kawasan perumahan dan perkampungan sepi. 

Waktu yang dipilih oleh komplotan tersebut saat beraksi, momen sore hari atau menjelang waktu memasuki ibadah Salat Maghrib. 

Momen tersebut, merupakan kecenderungan masyarakat mulai selesai beraktivitas dan bersiap menunaikan Ibadah Salat Magrib dan berlanjut beristirahat. 

"Kejadian 10 Februari 2024. Modus mereka sebelumnya mengamati sasaran. Saat memastikan korban lengah. Mereka menyasar motor di depan rumah. Mereka beraksi cepat, tidak sampai hitungan menit. Mereka bisa bawa motor," ujar Jumhur di Gedung Konferensi Pers Bidang Humas Mapolda Jatim, Senin (9/9/2024). 

Kemudian, mengenai senjata celurit dan airsoft gun revolver yang dibawa para pelaku. Jumhur menerangkan, para pelaku sengaja membawa senjata tersebut hanya untuk menakut-nakuti warga manakala memergoki aksi mereka. 

Pengakuan kepada penyidik. Mereka belum pernah melakukan aksi penyerangan atau perlawanan terhadap warga termasuk korban. 

"Itu airsoft gun hanya replika aja, tidak pernah digunakan. Untuk TKP lain, masih kami kembangkan. Pelaku juga membawa celurit. Biasanya setelah ketauan, dia keluarkan pistol," katanya. 

Mengenai asal muasal airsoft gun revolver yang dibawa oleh para tersangka. Jumhur mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan atas kepemilikan airsoft gun revolver tersebut. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved